Tuhan Sudah Memilih Engkau


ALKISAH di sebuah hutan, pohon-pohon sedang memilih raja. Mereka datang ke Pohon Zaitun dan memintanya menjadi raja, tetapi dengan berbagai alasan Pohon Zaitun menolaknya. Begitu juga ketika mereka datang ke Pohon Ara dan Pohon Anggur, kedua Pohon itu juga menolak. Akhirnya, mereka datang ke Semak Duri. Semak Duri bersedia menjadi raja. Namun, ketika Semak Duri yang menjadi raja, maka terbakarlah seluruh hutan itu. 
Di lingkungan sekitar dimana kita tinggal, kita kerap kali mendengar bagaimana gereja sulit sekali mencari orang untuk menjadi anggota Majelis Jemaat atau anggota pengurus bidang pelayanan tertentu. 

Hal ini bukan karena tidak adanya orang-orang yang potensial, tetapi lebih karena orang-orang yang potensial menolak dengan berbagai alasan. Kadang memang alasannya memang bisa di pahami----misalnya, masih terikat komitmen atau tanggung jawab lain, tetapi tidak jarang alasannya sama sekali tidak dapat di toleransi: seperti tidak mau repot, tidak mau capek, tidak mau peduli, atau bahkan merasa percuma, tidak ada untungnya, hanya buang waktu saja. Akibatnya, seperti apa yang kita sudah baca pada bagian awal, ''Semak Duri''[orang yang tidak sepatutnya] yang kemudian menjadi ''raja''. 

Maka, marilah saudaraku yang terkasih di dalam Tuhan bersama-sama kita ambil bagian dalam pelayanan gereja. Jangan hanya menjadi penonton aja. Apapun pelayanan yang Tuhan sudah percayakan, mari kita melakukanya dengan penuh setia dan tanggung jawab karena kita mengasihi Tuhan. Pelayanan apapun itu, besar kecil, baik di depan[mimbar] atau di belakang layar[pendoa] itu adalah bagian yang Tuhan sudah percayakan bagi kita.Hendaklah kita melakukanya dengan penuh setia, tanggung jawab, dan sukacita penuh karena kita mengasihi Tuhan. 

Adalah benar bahwa kita tidak perlu mencari jabatan di gereja, tetapi kalau tanggung jawab itu datang, sebisa mungkin jangan menolak....karena Tuhan menanti karya anda for HIS Kingdom.

Tidak ada komentar: