Menemukan Pasangan Hidup Dari Tuhan



Siang ini saya datang ke sebuah seminar bertajuk “One Love ‘Till The End” dengan pembicaranya Ps. Philip Mantofa dan bintang tamu Ari Wibowo. Saya ingin bagikan apa yang saya dapatkan dari seminar hari ini.

Menemukan pasangan hidup dari Tuhan bukanlah suatu hal yang mudah. Seringkali beberapa di antara kita harus sampai berganti-ganti pacar sampai beberapa kali baru akhirnya menemukan pasangan hidup yang sesuai. Apa yang firman Tuhan katakan tentang pasangan hidup?

"Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?" 2 Korintus 6:14

Setiap manusia memiliki kehendak bebas dalam memilih pasangan hidup mereka. Namun pasangan hidup yang sesuai dengan kriteria Tuhan adalah : seimbang. Apa yang dimaksud dengan seimbang? Seimbang bukan bicara tentang agama. Seimbang artinya kita harus sama-sama percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Tidak hanya itu, namun kita juga harus mencari pasangan hidup yang benar-benar cinta Tuhan. Seimbang tidak harus setara. Seimbang berarti mendekati, atau minimal tidak memiliki perbedaan yang terlalu jauh.

Lalu bagaimanakah pasangan yang tidak seimbang itu? Berikut adalah 7 hubungan yang tidak seimbang dari awal:


1. Bertepuk Sebelah Tangan.

Jika kita mencintai orang yang sama sekali tidak mencintai kita, semuanya akan berakhir sia-sia. Cinta yang bertepuk sebelah tangan sama halnya dengan menaruh harapan kosong pada seseorang. Taruhlah harapanmu hanya pada Tuhan..


2. Anda Adalah Juruselamat Hidupnya.

Jika seseorang berkata, “Kalau kamu putusin aku, aku akan meninggalkan Tuhan. Aku nggak mau ikut Yesus lagi!”. Itu berarti dia tidak benar-benar mengikuti Yesus, dia hanya mengikuti Yesus dari Anda. Jika Anda tidak ada, dia akan meninggalkan imannya. Itu berarti Anda dan dia merupakan pasangan yang tidak seimbang.


3. Anda Mencari Kesembuhan Batin Darinya.

Kalau kita masih punya gambar diri yang tidak benar, bereskan itu dulu, jangan masuk dalam hubungan. Minta Yesus menyembuhkan gambar diri kita, baru kita bisamengasihi dengan benar. Pastikan bahwa dia bukan merupakan pelarian dari masa lalumu.


4. Anda Hanya Terpikat Penampilan Luar Saja.

Penampilan luar memang baik dan perlu, tapi lebih dari itu, kita harus mengenali karakternya lebih dulu.. Asalkan orang itu cinta Tuhan, tidak masalah kita turunkan standard kita tentang penampilan.


5. Sekedar Cinta Lokasi.

Cinta lokasi tidak ada salahnya, tapi kita butuh waktu dan proses yang cukup untuk mengenali pasangan kita. Kita harus benar-benar mengenal keluarganya, teman-temannya, gaya hidupnya, dan kecintaannya kepada Tuhan, apakah dia merupakan pasangan yang seimbang dengan kita atau tidak.


6. Anda Berniat Untuk Memberontak.

Pacaran seperti ini berarti hanya menjadikan pacarmu sebagai objek untuk membuktikan sesuatu. Misalnya, Anda pacaran hanya karena tidak ingin diremehkan, atau Anda ingin membuktikan ke  teman-teman atau ortu bahwa Anda bisa mendapatkan pacar. Hubungan yang seperti ini pasti tidak akan bertahan lama dan akan berakhir dengan sakit hati.


7. Anda Cinta Kepunyaan Orang Lain.

Ini adalah harga mutlak! Mungkin kita berpikir, “Ah..dia kan baru pacaran, belum menikah..jadi nggak papa kan kalo aku ngerebut..” Ingatlah..apa yang Anda tabur akan Anda tuai juga. Itu artinya jika suatu saat Anda pacaran dengan seseorang, bersiaplah akan ada yang merebutnya dari Anda..Mau? 

Point-point di atas bisa kita jadikan acuan untuk mencari pasangan kita nantinya atau menentukan apakah pasangan kita saat ini sudah merupakan pasangan yang seimbang. Jika memang tidak seimbang, mungkin lebih baik diakhiri sekarang daripada menyesal kemudian. Atau mungkin Anda bisa tetap berdoa dan memberi dia kesempatan untuk bisa menjadi seimbang dengan kita. Itu semua adalah pilihan Anda sendiri. Namun satu hal yang pasti, Tuhan akan menyediakan pasangan yang terbaik buat kita. Dan hubungan yang didasari dengan cinta akan Tuhan pasti akan kekal selamanya. ***

Tidak ada komentar: