ENDORFIN

Didalam tubuh manusia terdapat banyak zat yang disebut hormon, yang sangat diperlukan untuk keserasian hidup biologis manusia. Salah satu hormon yang penting ialah endorfin. Fungsinya ialah untuk mengatasi rasa sakit, jadi “semacam morfin” yang diproduksi oleh tubuh manusia. Senyawa kimia inilah yang bergerak dengan cepat menuju sebuah organ tubuh yang terluka. Akibatnya, orang yang terluka tidak segera merasakan sakit, sebelum ia sepenuhnya menyadari apa yang telah terjadi.

Penelitian mengenai stress, menemukan adanya produksi endorfin pada tikus percobaan di laboratorium, yang dibenamkan ke dalam air yang bersuhu 4 derajat selama 3 menit. Ini adalah fakta adanya usaha “membius” kesadaran ketika jiwa sedang mengalami tekanan, semacam mekanisme pertahanan tubuh. Bertitik tolak dari kenyataan seperti itulah para ahli dari The World Future Society (Masyarakat Masa Depan) di Washington, USA berkeyakinan bahwa hormon endorfin buatan, merupakan jawaban terhadap masalah stress yang dihadapi jutaan manusia di dunia. Dunia yang modern ini ternyata membawa persoalan yang sangat rumit. Manusia dipenuhi dengan segala kesibukan dan persoalan, sehingga akhirnya menyebabkan berbagai macam stress. Wajah jadi murung, tidak ada damai sejahtera, sukacita hilang dan lain sebagainya. Diharapkan dengan hormon endorfin buatan ini, 15 (lima belas) pusat kegembiraan yang terdapat pada otak manusia dapat dirangsang, sehingga manusia yang mendapatkan hormon tersebut menjadi “selalu dalam keadaan gembira”, bebas dari stress dan tekanan apa pun.

Edward Cornish, pimpinan The World Future Society ini yakin, bahwa hormon endorfin buatan yang sedang diusahakannya itu, akan banyak menolong manusia untuk mengatasi kehidupan yang serba kompleks di dunia modern ini. Namun Cornish juga menegaskan bahwa kegembiraan permanen juga mempunyai segi yang menakutkan. Oleh karena itu, demikian Cornish melanjutkan, kita haruslah menjawab terlebih dahulu maukah kiranya kita menerima kegembiraan permanen dalam hidup kita di dunia ini.

Manusia mencoba untuk memberikan jawaban terhadap persoalan kegelisahan, kekuatiran, ketakutan yang terdapat dalam jiwa manusia. Dunia yang penuh dengan dosa dan kejahatan ini semakin hari semakin menekan jiwa manusia, sehingga tidak ada lagi sukacita yang indah.

Banyak orang akhirnya tidak tahan lagi dan bunuh diri dengan minum baygon, gantung diri dan lain sebagainya. Tetapi bagi orang yang telah menerima Yesus Kristus di dalam hatinya, kekelaman jiwa itu telah dihalaukan, dan sebagai gantinya timbullah sukacita surgawi yang memberikan damai sejahtera.

Filipi 4:6-7 – “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.”

Oleh Ishak Sugianto (Madu Surgawi)

Tidak ada komentar: