Jenny, gadis cantik, kecil berusia 5 tahun, bermata indah. Suatu hari, ketika ia dan ibunya sedang berbelanja bulanan, Jenny melihat sebuah kalung mutiara tiruan. Indah, meskipun harganya cuma 2.5 dolar. Ia sangat ingin memiliki kalung tersebut, dan mulai merengek kepada ibunya. Akhirnya sang Ibu setuju, katanya: "Baiklah, anakku. Tetapi ingatlah bahwa meskipun kalung itu sangat mahal, ibu akan membelikannya untukmu. Nanti, sesampai di rumah, kita buat daftar peerjaan yang harus kamu lakukan sebagai gantinya. Dan, biasanya kan Nenek selalu memberimu uang pada hari ulang tahunmu. Itu juga harus kamu berikan kepada ibu."
"Okay," kata Jenny setuju.
Merekapun lalu membeli kalung tersebut. Setiap hari, Jenny dengan rajin mengerjakan pekerjaan yang ditulis dalam daftar oleh ibunya. Uang yang diberikan oleh neneknya pada hari ulang tahunnya juga diberikannya kepada ibunya. Tidak berapa lama, perjanjiannya dengan ibunya pun selesai. Ia mulai memakai kalung barunya dengan rasa sangat bangga. Ia pakai kalung itu kemanapun ia pergi. Ke sekolah taman kanak-kanaknya, ke gereja, ke supermarket, bermain dan tidur, kecuali mandi. "Nanti lehermu jadi hijau," kata ibunya. Jenny juga memiliki seorang ayah yang sangat menyayanginya.
Setiap menjelang tidur, sang ayah akan membacakan sebuah buku cerita untuknya. Suatu hari, seusai membacakan cerita, sang ayah bertanya kepada Jenny: "Jenny, apakah kamu sayang ayah?"
"Pasti, yah. Ayah tahu betapa aku menyayangi ayah."
"Kalau kau memang mencintai ayah, berikanlah kalung mutiaramu pada ayah."
"Ya, ayah, jangan kalung ini. Ayah boleh ambil mainanku yang lain. Ayah boleh ambil Rosie, bonekaku yang terbagus. Ayah juga ambil pakaian-pakaiannya yang terbaru. Tapi, jangan ayah ambil kalungku."
"Ya, anakku, tidak apa-apa. Tidurlah." Ayah Jenny lalu mencium keningnya dan pergi, sambil berkata: "Selamat malam, anakku. Semoga mimpi indah."
Seminggu kemudian, setelah membacakan cerita, ayahnya bertanya lagi: "Jenny, apakah kamu sayang ayah?"
"Pasti, Yah. Ayah kan tahu aku sangat mencintaimu."
"Kalau begitu, boleh ayah minta kalungmu?"
"Ya, jangan kalungku, dong. Ayah ambil Ribbons, kuda-kudaanku. Ayah masih ingat, kan? Itu mainan favoritku. Rambutku panjang, lembut. Ayah bisa memainkan rambutnya, mengepangnya, dan sebagainya. Ambillah, Yah. Asal ayah jangan minta kalungku. Ya?"
"Sudahlah, nak. Lupakanlah," kata sang ayah. Beberapa hari setelah itu, Jenny terus berpikir, kenapa ayahnya selalu meminta kalungnya, dan kenapa ayahnya selalu menanyai apakah ia sayang padanya atau tidak.
Beberapa hari kemudian, ketika ayah Jenny membacakan cerita, Jenny duduk dengan resah. Ketika ayahnya selesai membacakan cerita, dengan bibir bergetar ia mengulurkan tangannya yang mungil kepada ayahnya, sambil berkata: "Ayah, terimalah ini". Ia lepaskan kalung kesayangannya dari genggamannya, dan ia melihat dengan penuh kesedihan, kalung tersebut berpindah ke tangan sang ayah. Dengan satu tangan menggenggam kalung mutiara palsu kesayangan anaknya, tangan yang lainnya mengambil sebuah kotak beludru biru kecil dari kantong bajunya.
Di dalam kotak beludru itu terletak seuntai kalung mutiara yang asli, sangat indah, dan sangat mahal. Ia telah menyimpannya begitu lama, untuk anak yang dikasihinya. Ia menunggu dan menunggu agar anaknya mau melepaskan kalung mutiara plastiknya yang murah, sehingga ia dapat memberikan kepadanya kalung mutiara yang asli.
Begitu pula dengan Bapa di Surga. Seringkali Ia menunggu lama sekali agar kita mau menyerahkan segala milik kita yang palsu dan menukarnya dengan sesuatu yang sangat berharga. Betapa baiknya Allah kita!
Kesempurnaan
Seorang lelaki yg sangat tampan dan sempurna merasa bahwa Tuhan pasti menciptakan seorang perempuan yg sangat cantik dan sempurna pula untuk jodohnya. Karena itu ia pergi berkeliling untuk mencari jodohnya. Kemudian sampailah ia di sebuah desa. Ia bertemu dengan seorang petani yg memiliki 3 anak perempuan dan semuanya sangat cantik. Lelaki tersebut menemui bapak petani dan mengatakan bahwa ia ingin mengawini salah satu anaknya tapi bingung; mana yang paling sempurna.
Sang Petani menganjurkan untuk mengencani mereka satu persatu dan si Lelaki setuju. Hari pertama ia pergi berduaan dengan anak pertama. Ketika pulang, ia berkata kepada bapak Petani, "Anak pertama bapak memiliki satu cacat kecil, yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan."
Hari berikutnya ia pergi dengan anak yang kedua dan ketika pulang dia berkata, "Anak kedua bapak juga punya cacat yang sebenarnya sangat kecil yaitu agak juling."
Akhirnya pergilah ia dengan anak yang ketiga. Begitu pulang ia dengan gembira mendatangi Petani dan berkata, "Inilah yang saya cari-cari. Ia benar-benar sempurna."
Lalu menikahlah si Lelaki dengan anak ketiga Petani tersebut. Sembilan bulan kemudian si Istri melahirkan. dengan penuh kebahagian, si Lelaki menyaksikan kelahiran anak pertamanya. Ketika si anak lahir, Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani dan bertanya, "Kenapa bisa terjadi seperti ini Pak. Anak bapak cantik dan saya Tampan, kenapa anak saya bisa sejelek itu...?"
Petani menjawab, "Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan . Waktu itu Ia sudah hamil duluan....."
Kadangkala saat kita mencari kesempurnaan, yang kita dapat kemudian kekecewaan. Tetapi kala kita siap dengan kekurangan, maka segala sesuatunya akan terasa istimewa. ***
Sang Petani menganjurkan untuk mengencani mereka satu persatu dan si Lelaki setuju. Hari pertama ia pergi berduaan dengan anak pertama. Ketika pulang, ia berkata kepada bapak Petani, "Anak pertama bapak memiliki satu cacat kecil, yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan."
Hari berikutnya ia pergi dengan anak yang kedua dan ketika pulang dia berkata, "Anak kedua bapak juga punya cacat yang sebenarnya sangat kecil yaitu agak juling."
Akhirnya pergilah ia dengan anak yang ketiga. Begitu pulang ia dengan gembira mendatangi Petani dan berkata, "Inilah yang saya cari-cari. Ia benar-benar sempurna."
Lalu menikahlah si Lelaki dengan anak ketiga Petani tersebut. Sembilan bulan kemudian si Istri melahirkan. dengan penuh kebahagian, si Lelaki menyaksikan kelahiran anak pertamanya. Ketika si anak lahir, Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani dan bertanya, "Kenapa bisa terjadi seperti ini Pak. Anak bapak cantik dan saya Tampan, kenapa anak saya bisa sejelek itu...?"
Petani menjawab, "Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan . Waktu itu Ia sudah hamil duluan....."
Kadangkala saat kita mencari kesempurnaan, yang kita dapat kemudian kekecewaan. Tetapi kala kita siap dengan kekurangan, maka segala sesuatunya akan terasa istimewa. ***
Taat Bukan Soal Besar atau Kecil
Lukas 6:49
Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya.Ketaatan adalah hal yang mutlak harus dimiliki oleh setiap anak Tuhan. Ketaatan akan firman Tuhan merupakan kunci kesuksesan sejati dan membawa setiap kita untuk menemukan harta kerajaan surga yang tak ternilai. Dalam ketaatan tersedia berkat Tuhan dan ketidaktaatan mendatangkan kutuk. Pilihan ada di tangan Anda.
Banyak orang yang bermimpi dipakai Tuhan secara besar, menjadi penginjil terkenal, pengkhotbah handal, misionaris ke luar negeri, yang sepertinya menggambarkan ketaatan dan penyerahan hidup secara total kepada Tuhan. Tapi berapa banyak orang yang lalai untuk meminta maaf ketika ia menyakiti perasaan temannya, mengabaikan dorongan hati untuk tersenyum kepada seorang pengemis di pinggir jalan dan berkata bahwa Tuhan mengasihinya, atau pun memaafkan seorang teman yang bercanda secara keterlaluan sehingga perkataannya menyakiti hati, namun tetap bermimpi untuk dipakai Tuhan secara luar biasa?
Perbuatan itu mungkin bukan soal besar dan tampaknya hanya soal kecil. Tetapi percayalah, ketidakpatuhan kecil itu akan mengeringkan aliran Roh Kudus seperti ketidakpatuhan yang besar. Kebanyakan dari kita tidak menyadari hal ini sampai akhirnya kita mendapati diri kita kering secara rohani.
Jika Anda sedang mengalami hal ini, bertobatlah dan lakukan kembali hal kecil yang Anda abaikan itu. Taatilah perintah Tuhan yang Anda terima. Dan mulai sekarang ingatlah, betapa pun remehnya perintah Tuhan yang Anda terima, mentaati hal itu bukanlah soal kecil! Justru tindakan-tindakan kepatuhan yang sederhana itulah yang membuat rumah rohani Anda tetap tegak berdiri atau roboh.
Tidak ada ukuran ketaatan kecil atau besar. Mentaati perintah Tuhan yang sederhana adalah sebuah hal yang besar! ***
WANITA PILIHAN TUHAN
“Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki.” Rut 4:15
And may he be to you a restorer of life and a nourisher and supporter in your old age, for your daughter-in-law who loves you, who is better to you than seven sons, has borne him.
Saudaraku terkasih,
Seiring dengan perkembangan emansipasi wanita, tuntutan persamaan hak antara pria dan wanita semakin nyata. Cukup banyak wanita yang sekarang menduduki posisi-posisi strategis baik dalam pemerintahan maupun di dunia bisnis.
Hal yang jarang sekali terjadi pada jaman dahulu. Tuhan memang tidak membeda-bedakan antara pria dan wanita. Ada beberapa tokoh wanita dalam Alkitab yang memang dipakai luar biasa oleh Tuhan. Saat ini bagi seorang wanita, untuk menjadi seorang pemimpin bukanlah suatu hal yang sulit dilakukan. Tetapi untuk menjadi seorang wanita pilihan di hadapan Tuhan juga bukanlah sesuatu hal yang mudah.
Mari kita coba belajar dari kehidupan Rut, perempuan dari Moab yang menjadi menantu Naomi. Ketika keadaan berubah seketika, suami Naomi meninggal, demikian juga anak-anaknya, Rut menunjukkan bagaimana seorang wanita mengambil keputusan yang tepat, sehingga pada akhirnya Rut menjadi seorang wanita pilihan Tuhan.
Berikut dua hal utama dari pribadi Rut:
1. Kesetiaan
“Tetapi kata Rut: “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!” “ Rut 1:16-17
And Ruth said, Urge me not to leave you or to turn back from following you; for where you go I will go, and where you lodge I will lodge. Your people shall be my people and your God my God. Where you die I will die, and there will I be buried. The Lord do so to me, and more also, if anything but death parts me from you.
Ketika suami Naomi maupun anak-anaknya, suami dari Rut juga, meninggal, Naomi menyuruh Rut untuk pulang ke rumahnya. Tetapi Rut mengambil keputusan tetap setia mengikuti Naomi kemanapun dia pergi. Bahkan Rut akan setia hingga maut memisahkan.
Saudaraku terkasih,
Kesetiaan dalam hubungan keluarga menjadi suatu hal yang sulit dijalankan, ketika suatu masalah datang. Ketika keadaan berubah menjadi sesuatu yang tidak bisa kita harapkan.
Ataupun jika diperhadapkan kepada suatu pilihan seperti yang dialami oleh Rut. Banyak hubungan rumah tangga, hubungan suami-istri maupun hubungan antara mertua dan menantu yang tidak dapat diselamatkan oleh karena tidak adanya kesetiaan di dalamnya.
Rut dapat menunjukkan bahwa dia dapat tetap setia, bahkan siap menanggung segala resikonya apapun yang terjadi. Dia mengerti bahwa ketika dia berkomitmen membina hubungan keluarga, dia harus tetap setia sampai maut memisahkannya. Masalah boleh datang, tetapi biarlah sebagai seorang wanita yang mengenal Tuhan kita tetap memelihara kesetiaan dalam hubungan rumah tangga ataupun keluarga kita.
2. Ketaatan
“Lalu kata Rut kepadanya: “Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan.”” Rut 3:5
And Ruth said to her, All that you say to me I will do.
Rut menghormati dan menaati segala yang dikatakan oleh Naomi kepadanya. Dia juga melakukannya dengan segenap hati tanpa keraguan sedikitpun.
Dalam kitab Rut kita dapat melihat bahwa Rut merupakan seorang wanita yang giat bekerja. Hasil pekerjaannya maupun kebaikannya bahkan diketahui oleh banyak orang.
Ketaatan yang dilakukan Rut membuahkan hasil. Pada akhirnya Tuhan memberkati Rut dengan caraNya sendiri.
Ketaatan pasti mendatangkan berkat. Ketaatan di dalam hubungan rumah tangga maupun keluarga juga akan membawa perubahan yang baik.
Kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh seorang wanita janganlah menjadi penghalang untuk menjalankan ketaatan. Ketaatan istri terhadap suami merupakan cerminan bahwa wanita tersebut taat kepada Allah.
Ketaatan bukanlah sesuatu hal yang dapat ditawar-tawar. Firman Tuhan jelas mengatakan bahwa suami adalah kepala dalam sebuah keluarga. Dengan menjalankan ketaatan dalam hubungan keluarga, kita akan melihat jalan keluar yang Tuhan berikan dalam setiap masalah-masalah kita. Tuhan tidak pernah berhutang bagi setiap orang yang taat kepadaNya.
Pada akhir kitab Rut diceritakan bahwa pada akhirnya Rut dinikahi oleh Boas. Dan mereka melahirkan seorang anak yang diberi nama Obed. Obed adalah orang tua dari Isai, ayahnya Daud (raja Israel). Tuhan tidak melihat latar belakang Rut sebagai perempuan Moab, tetapi Tuhan melihat kesetiaan dan ketaatannya.
Ketaatan dan kesetiaan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan bagi seorang wanita yang menjadi pilihan Tuhan.
“Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.” (Amsal 31:30)
Charm and grace are deceptive, and beauty is vain, but a woman who reverently and worshipfully fears the Lord, she shall be praised!
LORD JESUS bless you and me, now and forever. Amen.
Sumber: www.pelitahidup.com
And may he be to you a restorer of life and a nourisher and supporter in your old age, for your daughter-in-law who loves you, who is better to you than seven sons, has borne him.
Saudaraku terkasih,
Seiring dengan perkembangan emansipasi wanita, tuntutan persamaan hak antara pria dan wanita semakin nyata. Cukup banyak wanita yang sekarang menduduki posisi-posisi strategis baik dalam pemerintahan maupun di dunia bisnis.
Hal yang jarang sekali terjadi pada jaman dahulu. Tuhan memang tidak membeda-bedakan antara pria dan wanita. Ada beberapa tokoh wanita dalam Alkitab yang memang dipakai luar biasa oleh Tuhan. Saat ini bagi seorang wanita, untuk menjadi seorang pemimpin bukanlah suatu hal yang sulit dilakukan. Tetapi untuk menjadi seorang wanita pilihan di hadapan Tuhan juga bukanlah sesuatu hal yang mudah.
Mari kita coba belajar dari kehidupan Rut, perempuan dari Moab yang menjadi menantu Naomi. Ketika keadaan berubah seketika, suami Naomi meninggal, demikian juga anak-anaknya, Rut menunjukkan bagaimana seorang wanita mengambil keputusan yang tepat, sehingga pada akhirnya Rut menjadi seorang wanita pilihan Tuhan.
Berikut dua hal utama dari pribadi Rut:
1. Kesetiaan
“Tetapi kata Rut: “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!” “ Rut 1:16-17
And Ruth said, Urge me not to leave you or to turn back from following you; for where you go I will go, and where you lodge I will lodge. Your people shall be my people and your God my God. Where you die I will die, and there will I be buried. The Lord do so to me, and more also, if anything but death parts me from you.
Ketika suami Naomi maupun anak-anaknya, suami dari Rut juga, meninggal, Naomi menyuruh Rut untuk pulang ke rumahnya. Tetapi Rut mengambil keputusan tetap setia mengikuti Naomi kemanapun dia pergi. Bahkan Rut akan setia hingga maut memisahkan.
Saudaraku terkasih,
Kesetiaan dalam hubungan keluarga menjadi suatu hal yang sulit dijalankan, ketika suatu masalah datang. Ketika keadaan berubah menjadi sesuatu yang tidak bisa kita harapkan.
Ataupun jika diperhadapkan kepada suatu pilihan seperti yang dialami oleh Rut. Banyak hubungan rumah tangga, hubungan suami-istri maupun hubungan antara mertua dan menantu yang tidak dapat diselamatkan oleh karena tidak adanya kesetiaan di dalamnya.
Rut dapat menunjukkan bahwa dia dapat tetap setia, bahkan siap menanggung segala resikonya apapun yang terjadi. Dia mengerti bahwa ketika dia berkomitmen membina hubungan keluarga, dia harus tetap setia sampai maut memisahkannya. Masalah boleh datang, tetapi biarlah sebagai seorang wanita yang mengenal Tuhan kita tetap memelihara kesetiaan dalam hubungan rumah tangga ataupun keluarga kita.
2. Ketaatan
“Lalu kata Rut kepadanya: “Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan.”” Rut 3:5
And Ruth said to her, All that you say to me I will do.
Rut menghormati dan menaati segala yang dikatakan oleh Naomi kepadanya. Dia juga melakukannya dengan segenap hati tanpa keraguan sedikitpun.
Dalam kitab Rut kita dapat melihat bahwa Rut merupakan seorang wanita yang giat bekerja. Hasil pekerjaannya maupun kebaikannya bahkan diketahui oleh banyak orang.
Ketaatan yang dilakukan Rut membuahkan hasil. Pada akhirnya Tuhan memberkati Rut dengan caraNya sendiri.
Ketaatan pasti mendatangkan berkat. Ketaatan di dalam hubungan rumah tangga maupun keluarga juga akan membawa perubahan yang baik.
Kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh seorang wanita janganlah menjadi penghalang untuk menjalankan ketaatan. Ketaatan istri terhadap suami merupakan cerminan bahwa wanita tersebut taat kepada Allah.
Ketaatan bukanlah sesuatu hal yang dapat ditawar-tawar. Firman Tuhan jelas mengatakan bahwa suami adalah kepala dalam sebuah keluarga. Dengan menjalankan ketaatan dalam hubungan keluarga, kita akan melihat jalan keluar yang Tuhan berikan dalam setiap masalah-masalah kita. Tuhan tidak pernah berhutang bagi setiap orang yang taat kepadaNya.
Pada akhir kitab Rut diceritakan bahwa pada akhirnya Rut dinikahi oleh Boas. Dan mereka melahirkan seorang anak yang diberi nama Obed. Obed adalah orang tua dari Isai, ayahnya Daud (raja Israel). Tuhan tidak melihat latar belakang Rut sebagai perempuan Moab, tetapi Tuhan melihat kesetiaan dan ketaatannya.
Ketaatan dan kesetiaan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan bagi seorang wanita yang menjadi pilihan Tuhan.
“Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.” (Amsal 31:30)
Charm and grace are deceptive, and beauty is vain, but a woman who reverently and worshipfully fears the Lord, she shall be praised!
LORD JESUS bless you and me, now and forever. Amen.
Sumber: www.pelitahidup.com
Cara Menikmati Kencan Pantang
Kencan Pantang dapat menantang bagi siapa saja yang berharap untuk menunggu seks sampai mereka telah menemukan orang yang mereka pilih untuk menikah. Yang terbaik untuk mendekati kencan dengan rencana yang jelas dan sehat untuk sisa pantang sementara masih menikmati keintiman dengan orang yang Anda temui.
1. Terbuka dan jujur tentang keyakinan Anda dengan orang yang Anda kencan. Katakan di awal pada orang bahwa Anda percaya pada pacaran pantang dan tidak berencana untuk melakukan hubungan seks sebelum menikah. Melakukan hal ini akan memungkinkan Anda untuk memahami keyakinan orang itu sendiri dan memutuskan apakah dia cocok untuk Anda. Jika ini tidak tepat, Anda mungkin dapat mengejar persahabatan, bukan hubungan romantis.
2. Buatlah komitmen untuk tetap berpantang dengan orang yang Anda kencani. Jika dia menghormati tujuan Anda untuk berlatih pacaran pantang, akan lebih mudah untuk tetap setia pada keyakinan ini. Menguraikan rincian spesifik dari komitmen ini akan membantu Anda berdua memahami tingkat komitmen yang Anda buat.
3. Rencanakan kencan yang memungkinkan Anda untuk menikmati waktu bersama di depan umum. Godaan seksual akan jauh lebih sulit untuk ditolak jika Anda berdua menghabiskan waktu benar-benar sendirian di rumah, jadi yang terbaik adalah untuk menemukan kegiatan yang memungkinkan Anda berada di sekitar orang lain. Restoran, mall dan taman adalah tempat yang baik untuk menikmati percakapan non-seksual sementara lebih mengenal satu sama lain.
4. Luangkan waktu untuk mengenal satu sama lain tanpa tekanan dari aktivitas seksual. Mengambil penekanan dari tubuh Anda dan keinginan fisik akan memberi Anda kesempatan untuk mengenal satu sama lain dengan berbicara tentang diri sendiri, berbagi pemikiran pribadi Anda dan keyakinan dan bercerita tentang pengalaman masa lalu Anda. Berbagi ini akan memperdalam ikatan emosional antara Anda berdua, sementara bebas dari gejolak batin dan kebingungan bahwa seks sering dapat masuk dalam situasi.
5. Saling memperkenalkan keluarga masing-masing, sebagai aktivitas keluarga akan mencegah aktivitas seksual. Jika Anda berencana untuk menikah dengan orang ini, akan sangat penting untuk memungkinkan keluarga Anda untuk mengenal dia dan untuk memastikan bahwa Anda semua akur. Keluarga Anda mungkin mengenal Anda dengan baik dan akan dapat memberikan nasihat yang mungkin terbaik bagi Anda sebagai pasangan.
6. Cari buku yang Anda berdua menikmati untuk dibaca. Membaca bersama merupakan kegiatan besar untuk pasangan, karena memungkinkan untuk hiburan soliter sementara masih menikmati kehadiran satu sama lain. Anda juga dapat bergantian membaca buku yang sama sehingga Anda dapat berbagi pendapat dan pemikiran masing-masing.
1. Terbuka dan jujur tentang keyakinan Anda dengan orang yang Anda kencan. Katakan di awal pada orang bahwa Anda percaya pada pacaran pantang dan tidak berencana untuk melakukan hubungan seks sebelum menikah. Melakukan hal ini akan memungkinkan Anda untuk memahami keyakinan orang itu sendiri dan memutuskan apakah dia cocok untuk Anda. Jika ini tidak tepat, Anda mungkin dapat mengejar persahabatan, bukan hubungan romantis.
2. Buatlah komitmen untuk tetap berpantang dengan orang yang Anda kencani. Jika dia menghormati tujuan Anda untuk berlatih pacaran pantang, akan lebih mudah untuk tetap setia pada keyakinan ini. Menguraikan rincian spesifik dari komitmen ini akan membantu Anda berdua memahami tingkat komitmen yang Anda buat.
3. Rencanakan kencan yang memungkinkan Anda untuk menikmati waktu bersama di depan umum. Godaan seksual akan jauh lebih sulit untuk ditolak jika Anda berdua menghabiskan waktu benar-benar sendirian di rumah, jadi yang terbaik adalah untuk menemukan kegiatan yang memungkinkan Anda berada di sekitar orang lain. Restoran, mall dan taman adalah tempat yang baik untuk menikmati percakapan non-seksual sementara lebih mengenal satu sama lain.
4. Luangkan waktu untuk mengenal satu sama lain tanpa tekanan dari aktivitas seksual. Mengambil penekanan dari tubuh Anda dan keinginan fisik akan memberi Anda kesempatan untuk mengenal satu sama lain dengan berbicara tentang diri sendiri, berbagi pemikiran pribadi Anda dan keyakinan dan bercerita tentang pengalaman masa lalu Anda. Berbagi ini akan memperdalam ikatan emosional antara Anda berdua, sementara bebas dari gejolak batin dan kebingungan bahwa seks sering dapat masuk dalam situasi.
5. Saling memperkenalkan keluarga masing-masing, sebagai aktivitas keluarga akan mencegah aktivitas seksual. Jika Anda berencana untuk menikah dengan orang ini, akan sangat penting untuk memungkinkan keluarga Anda untuk mengenal dia dan untuk memastikan bahwa Anda semua akur. Keluarga Anda mungkin mengenal Anda dengan baik dan akan dapat memberikan nasihat yang mungkin terbaik bagi Anda sebagai pasangan.
6. Cari buku yang Anda berdua menikmati untuk dibaca. Membaca bersama merupakan kegiatan besar untuk pasangan, karena memungkinkan untuk hiburan soliter sementara masih menikmati kehadiran satu sama lain. Anda juga dapat bergantian membaca buku yang sama sehingga Anda dapat berbagi pendapat dan pemikiran masing-masing.
JANGAN SAMPAI TERBUJUK
Kisah Para Rasul 14:8-20
Ketika bahan sharing ini disusun, Indonesia sedang dihebohkan dengan berita banyaknya para mahasiswa yang ternyata terbujuk untuk mengikuti suatu kegerakan yang dikenal sebagai NII. Yang mengkhawatirkan, ternyata para mahasiswa ini terbujuk bukan karena hipnotis, iming-iming harta atau sebagainya, tetapi memang karena murni terbujuk. Orang-orang mulai bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi ? Bukankah para mahasiswa seharusnya kaum terpelajar dan intelektual ? Mengapa mereka bisa terbujuk dan bukannya memikirkan dalam-dalam tawaran yang diberikan? Faktanya siapapun dapat terbujuk untuk melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan, tidak peduli seberapa pintar atau intelektualnya orang itu.
Dalam nats yang kita baca diatas, kita menemukan fakta yang menarik mengenai bujukan. Ketika Paulus dan Barnabas di Listra, mereka disanjung-sanjung oleh banyak orang, bahkan disamakan dengan dewa-dewa. Namun pada ayat 19 kita temukan, orang-orang Listra yang awalnya menyanjung-nyanjung, berubah total jadi membenci Paulus dan Barnabas, karena termakan bujukan orang-orang yang membenci kekristenan. Apa yang dapat kita dapatkan melalui kisah ini?
1. Orang dapat berubah total karena bujukan.
Ketika bahan sharing ini disusun, Indonesia sedang dihebohkan dengan berita banyaknya para mahasiswa yang ternyata terbujuk untuk mengikuti suatu kegerakan yang dikenal sebagai NII. Yang mengkhawatirkan, ternyata para mahasiswa ini terbujuk bukan karena hipnotis, iming-iming harta atau sebagainya, tetapi memang karena murni terbujuk. Orang-orang mulai bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi ? Bukankah para mahasiswa seharusnya kaum terpelajar dan intelektual ? Mengapa mereka bisa terbujuk dan bukannya memikirkan dalam-dalam tawaran yang diberikan? Faktanya siapapun dapat terbujuk untuk melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan, tidak peduli seberapa pintar atau intelektualnya orang itu.
Dalam nats yang kita baca diatas, kita menemukan fakta yang menarik mengenai bujukan. Ketika Paulus dan Barnabas di Listra, mereka disanjung-sanjung oleh banyak orang, bahkan disamakan dengan dewa-dewa. Namun pada ayat 19 kita temukan, orang-orang Listra yang awalnya menyanjung-nyanjung, berubah total jadi membenci Paulus dan Barnabas, karena termakan bujukan orang-orang yang membenci kekristenan. Apa yang dapat kita dapatkan melalui kisah ini?
1. Orang dapat berubah total karena bujukan.
Bujukan dapat membuat orang berubah dari baik menjadi jahat, maupun sebaliknya. Bujukan adalah satu satu senjata yang digunakan iblis secara ampuh. Karena bujukan setanlah maka Hawa berani melawan perintah ALLAH. Namun YESUS tidak termakan oleh bujukan iblis; IA melawannya dan karenanya menjadi teladan bagi kita bahwa bujukan apapun dari iblis dapat kita lawan ketika kita bersandar kepada Firman dan Kuasa ALLAH.
2. Orang dapat termakan bujukan negatif karena tiga hal berikut:
a. Karena “dasarnya” rapuh.
Mazmur 11:3 berkata, “Apabila dasar-dasar dihancurkan, apakah yang dapat dibuat oleh orang benar itu?”
Orang yang tidak kuat dalam dasar kebenaran Firman TUHAN akan mudah jatuh dalam pengaruh bujukan iblis. Dihari-hari akhir zaman ini, bujukan iblis semakin gencar kepada anak-anak TUHAN. Oleh karenanya pesan TUHAN kepada kita adalah perhatikan perintah-perintahNya.
b. Karena tidak memiliki pengalaman pribadi dengan TUHAN.
Siapapun dapat menyaksikan mujizat TUHAN, tetapi hanya mereka yang memiliki pengalaman pribadi denganNya-lah yang tidak mudah terbuai bujukan iblis. Penting bagi kita untuk intim dengan TUHAN, memiliki pengalaman pribadi dengan TUHAN dan menyadari bahwa segala sesuatu dalam hidup kita adalah perjalanan rohani dengan Dia.
c. Karena tidak dewasa.
1 Korintus 13:11 berkata, “Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.”
Salah satu sifat negatif anak-anak adalah ingin memuaskan diri sendiri. Anak-anak bisa merengek atau menangis apabila keinginannya tidak dipenuhi. Hanya orang dewasalah yang mengerti bahwa tidak semua keinginan dapat dipenuhi karena faktor-faktor lain yang harus diperhatikan. Perhatikanlah semua bujukan dunia dan iblis: semuanya semata untuk memuaskan keinginan pribadi. Jangan sampai jatuh dalam bujukan ular tua itu, namun jadilah dewasa rohani!
3. Iblis tidak pernah suka melihat anak-anak TUHAN hidup bahagia dan diberkati oleh TUHAN.
Alasan utama mengapa iblis tidak pernah memberhenti menyerah untuk membujuk anak-anak TUHAN sehingga jauh dari perintah-perintah ALLAH karena iblis tidak pernah suka melihat kita hidup bahagia dan diberkati TUHAN. Karena itu biarlah hidup kita senantiasa tertuju kepada TUHAN, kuat dalam TUHAN sehingga kita dapat menikmati segala promosi dan multiplikasi dari TUHAN dan tidak terbujuk oleh rayuan dunia/iblis. 2. Orang dapat termakan bujukan negatif karena tiga hal berikut:
a. Karena “dasarnya” rapuh.
Mazmur 11:3 berkata, “Apabila dasar-dasar dihancurkan, apakah yang dapat dibuat oleh orang benar itu?”
Orang yang tidak kuat dalam dasar kebenaran Firman TUHAN akan mudah jatuh dalam pengaruh bujukan iblis. Dihari-hari akhir zaman ini, bujukan iblis semakin gencar kepada anak-anak TUHAN. Oleh karenanya pesan TUHAN kepada kita adalah perhatikan perintah-perintahNya.
b. Karena tidak memiliki pengalaman pribadi dengan TUHAN.
Siapapun dapat menyaksikan mujizat TUHAN, tetapi hanya mereka yang memiliki pengalaman pribadi denganNya-lah yang tidak mudah terbuai bujukan iblis. Penting bagi kita untuk intim dengan TUHAN, memiliki pengalaman pribadi dengan TUHAN dan menyadari bahwa segala sesuatu dalam hidup kita adalah perjalanan rohani dengan Dia.
c. Karena tidak dewasa.
1 Korintus 13:11 berkata, “Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.”
Salah satu sifat negatif anak-anak adalah ingin memuaskan diri sendiri. Anak-anak bisa merengek atau menangis apabila keinginannya tidak dipenuhi. Hanya orang dewasalah yang mengerti bahwa tidak semua keinginan dapat dipenuhi karena faktor-faktor lain yang harus diperhatikan. Perhatikanlah semua bujukan dunia dan iblis: semuanya semata untuk memuaskan keinginan pribadi. Jangan sampai jatuh dalam bujukan ular tua itu, namun jadilah dewasa rohani!
3. Iblis tidak pernah suka melihat anak-anak TUHAN hidup bahagia dan diberkati oleh TUHAN.
Pernahkah yang memiliki pengalaman sedang dibujuk oleh dunia/iblis? Bagaimana anda menghadapinya? Bagikan kesaksian anda?
From : Renungan HMMinistry
Tuhan dimata anak kecil
Ditulis Oleh Danny Dutton, umur 8 tahun, Chula Vista, California, untuk tugas pekerjaan rumahnya di kelas 3.
“Salah satu tugas utama Tuhan adalah menciptakan manusia. Dia menciptakan mereka untuk menggantikan mereka yang sudah mati sehingga ada cukup orang untuk mengurus berbagai hal di bumi ini. Dia tidak menciptakan orang dewasa, hanya bayi-bayi. Saya piker karena mereka lebih kecil dan lebih mudah dibuat, dengan cara itu, Dia tidak harus menggunakan waktu-Nya yang berharga untuk mengajar mereka berjalan dan bicara. Dia bisa memberikan tugas itu kepada ibu dan bapak bayi itu.
Tugas Tuhan kedua yang sangat penting adalah mendengarkan doa-doa. Banyak sekali doa yang dipanjatkan terus menerus, karena beberapa orang, seperti pendeta dan lainnya, berdoa setiap waktu selain sebelum mereka tidur. Tuhan tidak punya waktu untuk mendengarkan radio dan siaran TV karena hal ini. Karena Dia mendengarkan segala sesuatu, bukan hanya doa, tentunya banyak suara bising yang mengganggu telinganya, kecuali Dia telah memikirkan cara untuk mematikan suara-suara itu.
Tuhan melihat segala sesuatu dan mendengar segala hal dan dimana saja, yang membuatnya sangat sibuk. Jadi kamu jangan membuatnya membuang waktu dengan meminta sesuatu kepada orangtua kamu untuk sesuatu yang kata mereka kamu tidak boleh memilikinya.
Ateis adalah orang yang tidak percaya Tuhan. Saya pikir mereka tidak ada di Chula Vista. Setidaknya mereka tidak ada yang datang ke gereja kami.
Yesus adalah Anak Allah. Dia sering melakukan pekerjaan yang berat seperti berjalan di atas air dan melakukan berbagai mukjizat dan mencoba mengajar orang-orang yang tidak mau belajar tentang Tuhan. Mereka akhirnya lelah akan segala kotbah-Nya dan menyalipkan Dia. Tetapi karena Dia baik seperti Bapa-Nya dan Dia memberitahu Bapa-Nya bahwa mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan dan meminta agar mereka di ampuni dan Tuhan berkata OK.
Bapa-Nya (Tuhan) menghargai semua yang telah dilakukan-Nya dan semua kerja keras-Nya di bumi sehingga Dia mengatakan kepada-Nya bahwa Dia tidak harus pergi ke jalanan lagi. Dia bisa tetap berada di Sorga. Jadi itulah yang dilakukan-Nya. Dan sekarang, Dia membantu Bapa-Nya untuk mendengarkan doa-doa dan melihat apa yang penting untuk Tuhan agar bisa ditangani tanpa harus mengganggu Tuhan. Seperti sekretaris, tapi lebih penting, tentu saja. Kamu bisa berdoa kapan saja kamu mau dan Mereka pasti mendengakan kamu karena Mereka terus bekerja sehingga salah satu dari Mereka pasti bertugas sepanjang waktu.
Kamu harus selalu pergi ke gereja di hari Minggu karena hal ini membuat Tuhan senang, dan jika ada seseorang yang harus kamu senangkan, itu adalah Tuhan. Jangan melewatkan waktu untuk ke gereja untuk melakukan sesuatu yang kamu anggap lebih menyenangkan, seperti pergi ke pantai. Hal ini salah! Dan selain itu, matahari tidak akan muncul di pantai hingga siang.
Jika kamu tidak percaya Tuhan, selain menjadi ateis, kamu akan merasa kesepian, karena orangtuamu tidak bisa pergi ke mana-mana bersamamu, seperti berkemah, tapi Tuhan bisa. Sangat menyenangkan mengetahui bahwa Dia ada di dekatmu, ketika kamu takut dengan kegelapan atau ketika kamu tidak bisa berenang dengan baik dan kamu di dorong ke kolam yang sangat dalam oleh anak yang lebih besar. Tapi kamu juga jangan selalu berpikir tentang apa yang Tuhan bisa lakukan untuk kamu. Saya pikir Tuhan menempatkan saya disini dan Dia bisa menjemput saya kapan saja Dia inginkan.
Dan karena semua itulah saya percaya pada Tuhan.”
Dalam kesederhanaannya sebagai seorang anak kecil, Danny mengenal siapa Tuhan-nya dan dia percaya bahwa Tuhan ada di dekatnya dan mendengar doanya. Bagaimana dengan Anda?
“Salah satu tugas utama Tuhan adalah menciptakan manusia. Dia menciptakan mereka untuk menggantikan mereka yang sudah mati sehingga ada cukup orang untuk mengurus berbagai hal di bumi ini. Dia tidak menciptakan orang dewasa, hanya bayi-bayi. Saya piker karena mereka lebih kecil dan lebih mudah dibuat, dengan cara itu, Dia tidak harus menggunakan waktu-Nya yang berharga untuk mengajar mereka berjalan dan bicara. Dia bisa memberikan tugas itu kepada ibu dan bapak bayi itu.
Tugas Tuhan kedua yang sangat penting adalah mendengarkan doa-doa. Banyak sekali doa yang dipanjatkan terus menerus, karena beberapa orang, seperti pendeta dan lainnya, berdoa setiap waktu selain sebelum mereka tidur. Tuhan tidak punya waktu untuk mendengarkan radio dan siaran TV karena hal ini. Karena Dia mendengarkan segala sesuatu, bukan hanya doa, tentunya banyak suara bising yang mengganggu telinganya, kecuali Dia telah memikirkan cara untuk mematikan suara-suara itu.
Tuhan melihat segala sesuatu dan mendengar segala hal dan dimana saja, yang membuatnya sangat sibuk. Jadi kamu jangan membuatnya membuang waktu dengan meminta sesuatu kepada orangtua kamu untuk sesuatu yang kata mereka kamu tidak boleh memilikinya.
Ateis adalah orang yang tidak percaya Tuhan. Saya pikir mereka tidak ada di Chula Vista. Setidaknya mereka tidak ada yang datang ke gereja kami.
Yesus adalah Anak Allah. Dia sering melakukan pekerjaan yang berat seperti berjalan di atas air dan melakukan berbagai mukjizat dan mencoba mengajar orang-orang yang tidak mau belajar tentang Tuhan. Mereka akhirnya lelah akan segala kotbah-Nya dan menyalipkan Dia. Tetapi karena Dia baik seperti Bapa-Nya dan Dia memberitahu Bapa-Nya bahwa mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan dan meminta agar mereka di ampuni dan Tuhan berkata OK.
Bapa-Nya (Tuhan) menghargai semua yang telah dilakukan-Nya dan semua kerja keras-Nya di bumi sehingga Dia mengatakan kepada-Nya bahwa Dia tidak harus pergi ke jalanan lagi. Dia bisa tetap berada di Sorga. Jadi itulah yang dilakukan-Nya. Dan sekarang, Dia membantu Bapa-Nya untuk mendengarkan doa-doa dan melihat apa yang penting untuk Tuhan agar bisa ditangani tanpa harus mengganggu Tuhan. Seperti sekretaris, tapi lebih penting, tentu saja. Kamu bisa berdoa kapan saja kamu mau dan Mereka pasti mendengakan kamu karena Mereka terus bekerja sehingga salah satu dari Mereka pasti bertugas sepanjang waktu.
Kamu harus selalu pergi ke gereja di hari Minggu karena hal ini membuat Tuhan senang, dan jika ada seseorang yang harus kamu senangkan, itu adalah Tuhan. Jangan melewatkan waktu untuk ke gereja untuk melakukan sesuatu yang kamu anggap lebih menyenangkan, seperti pergi ke pantai. Hal ini salah! Dan selain itu, matahari tidak akan muncul di pantai hingga siang.
Jika kamu tidak percaya Tuhan, selain menjadi ateis, kamu akan merasa kesepian, karena orangtuamu tidak bisa pergi ke mana-mana bersamamu, seperti berkemah, tapi Tuhan bisa. Sangat menyenangkan mengetahui bahwa Dia ada di dekatmu, ketika kamu takut dengan kegelapan atau ketika kamu tidak bisa berenang dengan baik dan kamu di dorong ke kolam yang sangat dalam oleh anak yang lebih besar. Tapi kamu juga jangan selalu berpikir tentang apa yang Tuhan bisa lakukan untuk kamu. Saya pikir Tuhan menempatkan saya disini dan Dia bisa menjemput saya kapan saja Dia inginkan.
Dan karena semua itulah saya percaya pada Tuhan.”
Dalam kesederhanaannya sebagai seorang anak kecil, Danny mengenal siapa Tuhan-nya dan dia percaya bahwa Tuhan ada di dekatnya dan mendengar doanya. Bagaimana dengan Anda?
Langganan:
Postingan (Atom)