Paperphone: Ponsel Yang Bisa Dilipat Seperti Kertas

Dalam beberapa tahun ke depan, ponsel dan tablet PC bisa dilipat layaknya kertas dan bisa disimpan dalam saku. Saat ini, prototipe perangkat ini sudah ada. Seperti apa?


Direktur Human Media Lab Roel Vertegaal di Queen’s University akan memamerkan prototipe perangkat yang diberi nama PaperPhone itu di konferensi Association of Computing Machinery’s Computer Human Interaction di Vancouver pekan depan.


“Ini masa depan. Semuanya akan tampak dan terasa seperti ini lima tahun mendatang,” katanya. Komputer ini tampak, terasa dan beroperasi seperti kertas kecil yang interaktif, lanjutnya. “Anda bisa berinteraksi dengan cara melipatnya guna mengubahnya menjadi ponsel atau lembaran 'kertas' untuk menulis dengan pulpen”.


Tampilan PaperPhone merupakan layar tipis fleksibel berukuran 3,7 inci. Ketika dokumen bisa disimpan di layar yang lebih besar, kantor-kantor tak akan lagi membutuhkan kertas atau printer, ungkap Vertegaal.
“Kantor tanpa kertas segera terwujud. Semuanya bisa disimpan secara digital dan Anda bisa menumpuk perangkat ini layaknya kertas biasa atau meletakkannya di sekitar meja,” imbuhnya.


Studi film komputer tipis yang bisa dibengkokkan ini akan diterbitkan di konferensi itu. Selain ponsel kertas, Vertegaal juga akan memamerkan komputer gelang yang disebut Snaplet. Menarik bukan?

sumber:inilah.com

Pangeran Monaco Menikah Dengan Perenang Asal Afrika Selatan


Pangeran Monaco, Albert II resmi menikah dengan perenang asal Afrika Selatan, Charlene Lynette Wittstock. Acara pernikahan keduanya digelar di Istana Kerajaan Monaco pada Jumat, (1/7/2011), kemarin. 


Setelah resmi menjadi istri Pangeran Albert II, Charlene menyandang gelar Her Serene Highness The Princess of Monaco. Saat prosesi digelar, perenang Olimpiade Sidney 2000 itu tak bisa menahan rasa harunya usai Albert menyematkan cincin emas putih 18 karat rancangan Cartier di jarinya.


Dilansir Daily Mail, Minggu (3/7/2001), pesta pernikahan mereka dihadiri ratusan tamu undangan dari berbagai kalangan. Di antaranya adalah Karl Lagerfeld, supermodel Naomi Campbell, Roger Moore, dan perancang busana Giorgio Armani.


Saat prosesi digelar, Charlene yang lahir pada 25 Januari 1978 itu mengenakan gaun sutra rancangan Giorgio Armani. Ia tampak sangat cantik mengenakan gaun bertabur 40 ribu kristal Swarovski itu.
Acara pernikahan mereka disambut dengan antusias oleh ribuan warga Monaco yang turun ke jalan. Mereka melihat prosesi sakral Albert dan Charlene mengucap janji dari layar lebar yang disediakan pihak kerajaan di luar Istana.

Hubungan Albert dan Charlene pertamakali terlihat saat keduanya menghadiri pembukaan Olimpiade Torino pada 10 Februari 2006. Keduanya kemudian mengumumkan pertunangannya pada 23 June 2010 lalu.
Selama beberapa tahun terakhir, Albert kerap mendapat sorotan dari media karena sering mengencani model dan aktris terkenal. Bahkan pangeran berusia 53 tahun itu juga pernah diisukan homoseksual. Namun semua tuduhan tersebut dibantah Albert, dan mengatakan kalau dirinya sudah mempunyai dua orang anak.

Hikmat Allah



Jalan menuju keberhasilan hidup ini harus melalui titian tangga hikmat. Raja Salomo menjadi raja terbesar sepanjang masa karena hikmat yang dimilikinya. Namun di dunia ini ada dua jenis hikmat, hikmat yang berasal dari dunia ini atau hikmat manusia dan hikmat Allah.

Hikmat manusia adalah kebodohan di hadapan Allah (Roma 1:22), tetapi yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari manusia manapun (1 Korintus1:25). Hikmat Allah mengarahkan kehidupan manusia. Karena didalam hikmat Tuhan ada tuntunan yang jelas akan kehidupan ini. Hal ini lahyang akan Anda dapatkan ketika berjalan dalam hikmat Tuhan:

Anda akan mengalami kebebasan, dan kelegaan. Dengan berjalan dalam hikmatTuhan, Anda tidak menyembunyikan apapun. Hidup Anda transparan, Anda memiliki kehidupan yang berintegritas.

Dengan hikmat Tuhan, setiap keputusan Anda akan lebih bijak. Anda tidak lagi meraba-raba dalam kegelapan, karena Anda berpijak kepada kebenaran.

Cara mendapatkan hikmat Tuhan sangat jelas tertulis dalam Amsal 9:10, "Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Maha kudus adalah pengertian."

Mengenai hal diatas ada sebuah ilustrasi menarik. Diceritakan bahwa sebuah pabrik kecil suatu kali berhenti beroperasi karena mesin utama pabrikitu rusak. Tidak seorangpun dari karyawan dapat memperbaiki mesin tersebut. Akhirnya manajemen pabrik tersebut memutuskan untuk memanggil mekanik khusus dari pembuat mesin tersebut.

Ketika mekanik itu datang, dan melihat sekilas keadaan mesin tersebut, dia mengambil palu dan mengetuk dengan hati-hati pada bagian tertentu mesinitu. Segera setelah ia selesai melakukan hal itu, ketika mesin tersebut dinyalakan kembali, semuanya dapat berjalan dengan baik.

Melihat bahwa pekerjaannya sudah selesai, mekanik tersebut menyodorkan bon pembayaran. Begitu tagihan itu diterima si pengawas pabrik yang melihat bagaimana mekanik itu memperbaiki mesinnya, dia sangat kaget. Sipengawas pabrik itu menempelkan bon tersebut di mesin itu dan meminta penjelasan dari si mekanik, mengapa dia menagih sebesar 100 $ untuk mengetuk-ngetuk mesinnya.

Akhirnya si mekanik menjelaskan, "Untuk mengetuk-ngetuk mesin, itu hanya 1 $.Dan untuk mengetahui dimana harus mengetuknya 99 $."

Dengan hikmat Tuhan, Anda bisa melihat sesuatu lebih tajam. Anda bukan hanya melihat masalah yang dipermukaan, namun mengenali akar masalah yang sebenarnya. Seperti itulah hikmat dari Tuhan digunakan. Hikmat Tuhan membuat Anda menjadi seorang yang cakap dan ahli. Dan dengan kecakapan itu, maka promosi akan datang dalam hidup Anda (Amsal 22:29).

Hidup Ini Memang Penuh Dengan Kemunafikan



Hidup ini memang penuh dengan kemunafikan. Janganlah berduka karena itu. Kenyataan yang kita hadapi, yang kita alami dan kita saksikan seringkali bukanlah kebenaran yang kita inginkan. Tetapi apakah kebenaran itu? Tidakkah kita sering, sadar maupun tidak, harus mengambil sikap untuk munafik? Pada saat kita ingin didengarkan, kita harus mendengarkan. Pada saat kita sedang sedih, kita harus tertawa. Pada saat kita ingin pergi, kita harus tinggal. Pada saat kita ingin menemani, kita meninggalkan.

Pengalaman-pengalaman hidup telah mengajarkan kita mengenai hal-hal tersebut: seringkali kita harus melakukan hal yang bertentangan dengan keinginan kita sendiri. Tetapi haruskah kenyataan yang terjadi saat ini membuat kita gusar? Atau malah putus asa dan pasrah diri? Layakkah kita hanya mengeluh atas apa yang kita alami? Jika memang demikian yang kita lakukan maka betapa sianya hidup ini. Kenyataannya memang kita semua adalah manusia yang lemah. Dan hidup tidaklah mudah. Tetapi bagaimana pun kehidupan berlangsung terus, suka atau tidak, dan selama kita masih sanggup untuk berkelakar, menertawai diri dan kehidupan kita, kemanusiaan kita tetap eksis.

Memang banyak penderitaan yang kita saksikan atau kita alami sendiri tetapi “janganlah kamu khawatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari” (Mat. 6:34) demikian sabda Yesus kepada kita. Di tengah segala penderitaan hidup ini, kita mencari kebahagiaan bukan dengan merasa sedih karena keinginan kita tidak tercapai tetapi dengan melakukan hal yang dapat membahagiakan orang lain di sekeliling kita karena “Mereka cermin wajahku” (TS Eliott). Yah, dalam tawa orang lainlah kita akan menemukan kebahagiaan kita. Demikianlah jalannya kehidupan. Sering kita harus melakukan apa yang bertentangan dengan keinginan kita sendiri agar dapat membahagiakan orang lain. Dengan melihat orang lain tertawa, duka kita pun terlipur. Sebab itu, saat kita merasa gusar karena merasa tidak dipercayai, cobalah merenung, apakah kita telah melakukan hal-hal yang dapat membuat orang lain mempercayai kita? Jangan-jangan karena perbuatan kita sendiri maka orang-orang tidak dapat percaya kepada kita. Juga saat kita mengeluh mengenai segala hal yang bertentangan dengan keinginan kita, tidakkah sebenarnya kita ingin memaksakan keinginan kita sendiri terhadap orang lain? Juga saat kita mempersalahkan orang-orang lain, apakah bukannya kitalah sebenarnya yang terlalu bangga akan kemampuan kita dan karena itu buta terhadap kelemahan diri sendiri?

Hidup memang dipenuhi kemunafikan, jika kita ingin menamakan hal itu dengan kemunafikan, karena kita memang harus mengurbankan keinginan dan perasaan kita sendiri demi orang lain. Tetapi ingatlah ‘aturan emas’ dari Kristus sendiri: “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang lain perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka” (Mat. 7:12). Bagaimana pun, orang-orang adalah insan yang hidup. Yang memiliki perasaan dan cara berpikir yang belum tentu sama dengan kita. Dalam perjalanan dari Jogya ke Surabaya, di sampingku duduk seorang nenek. Kami terlibat dalam obrolan yang lama, walau kebanyakan saya hanya mendengarkan saja. Nenek itu bertutur mengenai banyak hal, riwayatnya, keluarga dan segala unek-uneknya mengenai masa kini. Tidak banyak saya menyimpan kenangan atas apa yang diceritakannya selain satu kata ini: “Semua karena keinginan. Saat keinginan kita buru, kita dikuasai hasrat. Saat keinginan kita miliki, kita dikuasai hak. Jadi kita tak pernah menjadi manusia bebas” Apakah kalimat dari nenek tersebut dapat bergema di hati kita semua? Saya harapkan demikian.

Begitulah, kita tidak dapat dengan bebas melakukan segala hal yang kita ingini karena dengan kebebasan itu nanti kita malah akan memenjarakan orang lain. Mungkin kita kadang harus berlaku munafik, tetapi bagiku itu bukanlah suatu kemunafikan. Melainkan pengurbanan yang kita lakukan demi sesuatu yang lebih besar. Demi kebersamaan kita sebagai saudara. Keinginan kita bukan keinginan Tuhan. Dia sendiri tak pernah memaksakan keinginanNya tetapi mengharapkan agar kita, sebagai manusia, mampu memilih apa yang baik dan apa yang tidak baik. Dalam proses keputusan itulah kita akan dinilai apakah kita layak menjadi umatNya atau tidak. “Jadilah kepadamu menurut imanmu” sabda Yesus saat mata dua orang buta dimelekanNya. Maka apakah mata kita akan melek atau tidak, semuanya terserah pada kita sendiri.

A. Tonny Sutedja

Hidup Adalah Persiapan



Kata Rick Warren, “Orang bertanya pada saya, ‘Apa tujuan hidup ini?’

Jawab saya, “Singkatnya, hidup adalah persiapan untuk kekekalan. Kita tidak dijadikan untuk hidup selamanya, dan Allah mau kita untuk bersamanya di Surga.

Suatu hari nanti jantung saya akan berhenti, dan itulah akhir dari tubuh ini – tapi bukan akhir untuk saya.

Saya mungkin hidup 60 sampai 100 tahun di bumi ini, tapi saya akan menghabiskan trilliunan tahun di kekekalan. Ini hanya babak pemanasan – gladi bersih. Allah mau kita berlatih di bumi apa yang akan kita lakukan selama-lamanya di kekekalan.

Hidup adalah serangkaian masalah: Entah Anda berada dalam masalah sekarang atau, Anda baru saja keluar dari masalah. Mengapa harus begini? Karena Allah lebih berminat dengan karakter Anda ketimbang kenyamanan Anda; Allah lebih berminat untuk menjadikan hidup Anda kudus ketimbang menjadi hidup Anda bahagia.

Kita bisa saja agak bahagia di bumi, tapi itu bukanlah tujuan atau sasaran hidup. Sasaran hidup adalah untuk bertumbuh di dalam karakter kita.


Tahun yang baru lewat ini adalah tahun yang terbesar dalam hidup saya, tapi juga yang paling berat, karena istri saya Kay, didiagnosa oleh doktor dengan penyakit kanker.

Dulunya saya pikir hidup ini seperti bukit dan lembah – Anda melewati waktu yang gelap, lalu Anda naik ke puncak gunung, bolak balik. Saya tidak lagi percaya pada itu.

Daripada hidup itu seperti bukit dan lembah, saya melihat hidup seperti semacam dua rel di jalur keretapi, dan pada setiap waktu Anda punya sesuatu yang baik dan buruk di dalam hidup Anda.

Tidak kira betapa banyak hal-hal yang baik di dalam hidup Anda, akan ada sesuatu yang tidak baik yang perlu Anda benahi.

Tidak kira betapa buruknya hidup Anda, akan ada sesuatu yang baik yang dapat Anda syukuri.

Anda bisa memusatkan perhatian pada tujuan-tujuan Anda, atau Anda bisa fokus pada masalah-masalah Anda.

Jika Anda fokus pada masalah-masalah Anda, Anda akan menjadi orang yang memusatkan pada diri Anda sendiri; ini merupakan masalah saya, persoalan saya, rasa sakit saya. Tapi cara yang paling mudah untuk menghilangkan rasa sakit adalah dengan mengalihkan fokus pada diri Anda pada Allah dan pada orang lain.

Kami dengan cepat menemukan bahwa sekalipun ratusan ribu orang berdoa, Allah tidak akan menyembuhkan Kay atau membuat segala sesuatu mudah bagi dia. Memang sangat-sangat berat bagi dia tapi Allah telah menguatkan karakternya, memberinya suatu pelayanan membantu orang lain, memberinya suatu kesaksian, menariknya lebih dekat pada Dia dan pada orang lain.

Anda harus belajar untuk berurusan dengan yang baik dan yang buruk di dalam kehidupan.

Sebenarnya, ada kalanya belajar untuk berurusan dengan yang baik jauh lebih berat.

(Dikutip dari wawancara Rick Warren)

Monyet Sulawesi Mendadak Terkenal Karena Bisa Senyum Di Depan Kamera


Monyet hitam Sulawesi dikenal cerdas dan tangkas. Kali ini, fotografer ternama, David Slater, membuktikannya sendiri. Seekor monyet betina di taman nasional di Sulawesi Utara mengambil kameranya. Si monyet lalu membuat beberapa foto, termasuk foto dirinya lagi tersenyum.


Foto monyet tersenyum lebar itu pun mendunia. Beberapa situs media memuat foto ini pada Selasa, 5 Juli 2011. Di antaranya, The Sun, Daily Mail, Metro, The Telegraph, New York post dan The West Australian.

Menurut Slater, 46 tahun, monyet itu tersenyum karena untuk pertama kalinya melihat refleksi diri. Si monyet lalu membuat ratusan foto. Sebagian besar tak fokus. "Mungkin pertama kali mereka masih bingung, tapi bila aku biarkan lebih lama, barangkali dia bisa bikin satu album foto keluarga," katanya.
Slater datang ke Sulawesi Utara untuk memotret monyet hitam. Monyet hitam ini adalah hewan langka yang dilindungi. Monyet hitam terkenal sangat pintar. "Seperti simpanse, tapi mereka lebih ingin tahu," katanya.
Selain pintar, menurut Slater, monyet hitam sangat ramah. Selama tiga hari di taman nasional, Slater selalu dikelilingi monyet-monyet ini. Mereka tak agresif dan tak merasa terancam dengan kehadiran manusia di dekatnya.
Monyet hitam Sulawesi adalah satwa langka dari Pulau Sulawesi bagian utara dan beberapa pulau di sekitarnya. Ciri khasnya adalah rambut berwarna hitam di sekujur tubuh, kecuali punggung, dan selangkangan yang agak terang. Kepala hitam berjambul, muka tidak berambut, moncong lebih menonjol. Panjang tubuh hingga 44,5-60 centimeter, ekor 20 centimeter, dan berat 15 kilogram.
Satwa ini dilindungi berdasarkan UU RI No.5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah RI No.7 Tahun 1999. Hewan ini bisa ditemukan di Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus, Cagar Alam Gunung Duasudara, Cagar Alam Gunung Ambang, Gunung Lokon dan Tangale.
Kera Hitam Sulawesi merupakan jenis primata yang mulai langka dan terancam kepunahan. Kera Hitam Sulawesi yang dalam bahasa latin disebut Macaca nigra merupakan satwa endemik Sulawesi Utara.
Kera Hitam Sulawesi selain mempunyai bulu yang berwarna hitam juga mempunyai ciri yang unik dengan jambul di atas kepalanya. Kera yang oleh masyarakat setempat disebut Yaki ini semakin hari semakin langka dan terancam punah. Bahkan oleh IUCN Redlist digolongkan dalam status konservasi Critically Endangered (Krisis).
Quote:
Kera Hitam Sulawesi sering juga disebut monyet berjambul. Dan oleh masyarakat setempat biasa dipanggil dengan Yaki, Bolai, Dihe. Dalam bahasa Inggris primata langka ini disebut dengan beberapa nama diantaranya Celebes Crested Macaque, Celebes Black ape, Celebes Black Macaque, Celebes Crested Macaque, Celebes Macaque, Crested Black Macaque, Gorontalo Macaque, Sulawesi Macaque. Dalam bahasa latin (ilmiah) Kera Hitam Sulawesi dinamai Macaca nigra yang bersinonim dengan Macaca lembicus (Miller, 1931) Macaca malayanus (Desmoulins, 1824).
Quote:
Ciri-ciri Kera Hitam Sulawesi. Kera Hitam Sulawesi (Macaca nigra) mempunyai ciri-ciri sekujur tubuh yang ditumbuhi bulu berwarna hitam kecuali pada daerah punggung dan selangkangan yang berwarna agak terang. Serta daerah seputar pantat yang berwarna kemerahan.
Pada kepala Kera Hitam Sulawesi (Yaki) memiliki jambul. Mukanya tidak berambut dan memiliki moncong yang agak menonjol. Panjang tubuh Kera Hitam Sulawesi dewasa berkisar antara 45 hingga 57 cm, beratnya sekitar 11-15 kg.
Quote:
Habitat dan Tingkah Laku. Kera Hitam Sulawesi hidup secara berkelompok Besar kelompoknya terdiri antara 5-10 ekor. Kelompok yang besar biasanya terdiri atas beberapa pejantan dengan banyak betina dewasa dengan perbandingan satu pejantan berbanding 3 ekor betina.
Quote:
Primata yang menyukai jenis–jenis pohon yang tinggi dan bercabang banyak. Sepertti Beringin (Ficus sp) dan Dao (Dracontomelon dao) ini merupakan hewan omnivora, mulai dari buah-buahan hingga serangga. Musuh utama Kera Hitam Sulawesi (Macaca nigra) ini sama seperti tarsius yaitu ular Phyon.Primata ini banyak menghabiskan waktu di pohon. 

VIVAforum

Kucing Emas, Hewan langka Yang Jarang Ditemukan



Kucing Emas merupakan jenis yang misterius dan sangat sulit di jumpai saat ini, sedikit sekali pengetahuan mengenai perilaku dan ekologi jenis ini, termasuk populasi mereka di dalam kawasan. pola hidup satwa ini belum diketahui secara jelas tidak seperti jenis kucing hutan lainnya.

Bulu berwarna mulai dari pirang coklat muda sampai hitam. Pada bagian kepala dan bagian bawah ekornya terdapat garis putih yang dapat dilihat dengan mudah. pada tahun 1996, melalui Photo Trapping, Untuk pertama kalinya berhasil terpetret seekor kucing Emas yang berwarna hitam pekat. Satwa ini dapt ditemukan mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 2.000 m dari permukaan laut.

Hidupnya tidak sesoliter jenis kucing yang lain dan sering terlihat bergerak dalam kelompok, keluarga atau berpasangan. Umumnya satwa ini bergerak di daratan meskipun mereka pandai memanjat dan aktif disiang hari, meskipun mereka pemburu yang ulung di waktu malam. Lokasi yang diperkirakan merupakan habitatnya adalah Tandai dan Gunung Seblat.

Dan ada suatu artikel yang menyatakan:
Kucing Emas biasa di sebut Golden cat atau Fire cat, hewan ini termasuk salah satu hewan yg ikut dikampanyekan Cegah Satwa Punah oleh komunitas Adsense Surabaya. Kucing emas (Catopuma temminicki) merupakan salah satu dari tujuh jenis kucing yang hidup di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Ciri utama dari Kucing Emas adalah hampir seluruh tubuhnya berwarna cokelat ke emas2an (sesuai namanya) tetapi ada juga yg berwarna abu abu atau coklat tua. Ada juga yg berwarna hitam dan jenis ini adalah jenis paling langka!

Kucing emas ini hidup tersebar dari daerah Tibet, Nepal, Cina, Burma, Thailand sampai Indocina, Malaysia, dan Sumatera. Ciri2 lain dari kucing emas ini memiliki berat rata-rata untuk ukuran kucing dewasa jenis tersebut sekitar 8-12 kg dengan panjang dari kepala sampai ekor mencapai 1,2 meter. Sebagaimana saudaranya kucing biasa, binatang ini kadang-kadang terlihat belang-belang tanpa menghilangkan warna spesifiknya. Binatang ini agak panjang dibanding dengan kucing biasa dan tidak pernah ditemui dengan warna hitam seluruhnya. Bagian belakang bundaran telinganya ada garis hitam pendek. Garis putih yang dibatasi warna putih terdapat di pipinya, yang muncul dari sudut bagian dalam matanya. Bagian perutnya selalu berwarna lebih terang dibanding bagian pinggulnya.


Lebih besar dari sepupunya dari Afrika, kucing emas Temminck Asia berukuran sebesar anjing. Ada lagi yang disebut Fishing Cat yang ditemukan di beberapa bagian dunia lainnya, yang ukurannya juga agak serupa. Wozencraft, dalam penjelasannya yang kontroversial mengenai sistim klasifikasi mengenai binatang ini tahun 1993 menganggap kucing emas Temminck adalah jenis Catopuma, bersama dengan kucing teluk Borneo yang dikatakannya merupakan salah satu versi dari kucing Temminck (Wozencraft 1993) juga. Kucing emas Afrika terpisah dari dua spesies itu dan kini berdiri sendiri dengan jenis (genus) Profelis. Semua kucing-kucing ini diklasifikasikan Sebagai Felis.


sumber:ingatini.blogspot.com