Tampilkan postingan dengan label Penemuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penemuan. Tampilkan semua postingan

REMAJA BERBULU LEBAT DIMUKANYA


Remaja hairiest adalah Supatra "Nat" Sasuphan (Thailand) menurut Ferriman Gallwey metode evaluasi hirsutisme. Dia diukur pada serangkaian Lo menunjukkan dei catatan di Roma, Italia

Pertemuan Nat adalah salah satu dari banyak menyoroti acara untuk layar juri, Marco Frigatti. "Dia adalah seorang gadis kecil yang luar biasa," kata Marco. "Dia bangga dari siapa dia dan ingin diperlakukan sama seperti orang lain. Ia bukan satu-satunya dengan masalah - hanya mereka yang memperlakukan dia berbeda yang punya masalah."

Dan Nat setuju. "Saya tidak merasa berbeda untuk orang lain, dan saya punya banyak teman-teman di sekolah." Sekarang seorang selebriti, dia mulai menikmati ketenaran, dan senang dengan kesempatan untuk mengunjungi negara asing. "It's benar-benar menyenangkan dan menarik," dia memberitahu kami, "dan itu adalah pertama kalinya saya di pesawat. Aku belum pernah di luar Thailand." Tapi pengalamannya paling menarik saat dia dimahkotai anak Hairiest. "Menjadi berbulu membuatku khusus," katanya, menambahkan: "ini hari terindah dalam hidup saya!


TERBESAR CUKUR PIE PERTARUNGAN DIADAKAN DI DALLAS


Perang pie cukur terbesar diadakan minggu ini dengan 714 peserta di Dallas, Texas oleh Ringling Bros dan Barnum & Bailey sebagai bagian dari International badut minggu.

Peserta melemparkan mengesankan 1,428 cukur pai satu sama lain untuk lebih dari satu menit.

Rekor sebelumnya 684 pie pejuang ditetapkan di Universitas Drake di Iowa, Amerika Serikat.

Tenda sirkus dan adil kegiatan seperti lukisan wajah dan salju kerucut dikelilingi AT & T Plaza di mana pertarungan diadakan.

Juga di plaza adalah badut dari Lewisville kehidupan dan keselamatan api, yang mengajar anak-anak tentang kebakaran keselamatan.





DESSERT LEZAT TERBESAR DIDUNIA DI OMAHA MEMEGANG REKOR BARU


Partai dessert terbesar diadakan minggu lalu di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, seperti 740 orang noshed pada lebih dari 3.800 makanan penutup.

Diselenggarakan oleh dokter saling (Amerika Serikat), makanan penutup yang dibuat oleh memperlakukan Amerika jasa makanan (USA).

Untuk mengamankan catatan, setidaknya tiga jenis makanan penutup harus telah dibuat tersedia untuk para tamu dan semua orang harus dikonsumsi setidaknya salah satu dari mereka.

Barisan hidangan lezat yang termasuk:

• 537 lemon meringue tartlets
• 476 mini Cheesecake
• 420 cookie
• 312 mini cup cakes
• 297 cokelat
• 432 petit fours
• 138 krim puff
• 306 eclair
• 177 memotong buah kabobs
• stroberi dipped 250
• 72 pisang bar
• 416 kura-kura brownies

Penemuan Fosil Semut Raksasa



Sungguh kejutan. Ditemukan fosil semut "monster" di Wyoming, Amerika Serikat, yang diperkirakan berumur 50 juta tahun. Disebut monster karena panjang tubuhnya 5 sentimeter, sedangkan temuan di luar AS "hanya" 3 sentimeter.

Fosil utuh itu ditemukan pada Formasi Green River oleh kolektor fosil, Louis Lube. Kini fosil itu disimpan di Museum Sains dan Alam Denver.

"Ini semut raksasa, seperti jenis semut raksasa lain di Jerman," kata ahli serangga purba, Bruce Archibald, dari Simon Fraser University, ketika disodori temuan itu oleh kurator museum.
Archibald menamainya Titanomyrma lubei. Ada pertanyaan seputar keberadaan semut raksasa di sejumlah benua. Diduga si semut monster itu bermigrasi dari benua di luar Amerika ke Wyoming, beberapa juta tahun silam, melintasi daratan Arktik ketika temperaturnya masih hangat.

Ular Bertanduk Matilda Di Temukan



Spesies baru ular berbisa dan bertanduk ditemukan di wilayah Tanzania. Jenis ular yang dinamai Atheris matildae itu ditemukan Tim Davenport, ilmuwan dari Wildlife Conservation Society (WCS) dan tim lewat ekspedisi ke wilayah tersebut.

Atheris matildae diketahui merupakan kerabat dekat dari Atheris cerathopora, jenis ular bertanduk dan berbisa yang banyak ditemukan di hutan. Ilmuwan memprediksi bahwa ular bertanduk Matilda terpisah menjadi spesies baru sejak 2,2 juta tahun yang lalu.

Salah satu perbedaan ular bertanduk Matilda dengan ular bertanduk hutan adalah ukurannya yang lebih besar, sekitar 64,3 cm. Perbedaan lainnya adalah warna yang berbeda, paduan kuning dan hitam, serta corak sisik yang khas di bagian kepala.

Davenport mengatakan, habitat Atheris matildae sangat terbatas, hanya seluas 100 km persegi dan sudah mengalami degradasi. Davenport menuturkan bahwa spesies itu seharusnya dimasukkan dalam kategori “Terancam Punah” dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Ditemukan di Tanzania, lokasi spesifik penemuan jenis ular ini tetap dirahasiakan. Ini terakit dengan besarnya ancaman bagi kelangsungan hidup spesies tersebut. Ular dengan eksotismenya sering diburu untuk kulitnya atau dijadikan hewan piaraan.

“Perdagangan satwa liar global itu besar sekali, dan yang signifikan dari perdagangan ilegal itu adalah amfibi dan reptil liar, untuk piaraan. Ular sangat populer dan jenis ular baru menumbuhkan ketertarikan yang tinggi,” kata Davenport sperti dikutip Mongabay.

Untuk menjaga kelangsungan spesies ular bertanduk Matilda, saat ini ilmuwan mengambil 4 pejantan, 5 betina dan 2 anakan dari Atheris matildae untuk dikembangbiakkan. Upaya itu diharapkan bisa jadi jaminan eksistensi ular bertanduk Matilda.

“Kami berencana untuk menyediakan beberapa lusin pertama ular ini secara gratis dalam rangka memberi pasokan pada pasar hasil penangkaran spesies baru ini. Tujuannya mencegah koleksi dari tangkapan liar, menurunkan harga dan mendorong penangkaran bertanggung jawab oleh ahli dari berbagai negara yang paling menginginkannya,” jelas Davenport.

Penemuan Terbesar Nikola Tesla



Nikola Tesla adalah seorang ilmuwan penemu populer selain Thomas Alva Edison. Bila Edison terkenal dengan generator arus searah, Nikola Tesla adalah penemu generator arus bolak-balik.
Ilmuwan berdarah Serbia itu juga menemukan teknologi radio dan transfer energi nirkabel. Seperti halnya seorang pesulap, Nikola Tesla suka mempertunjukkan penemuannya secara demonstratif.
Ilmuwan yang sempat menjadi asisten Edison itu gemar menjadikan tubuhnya sebagai konduktor, atau juga mematikan saklar listrik berukuran besar di bawah guyuran hujan percikan api.

Namun, tak semua inovasinya bisa menjadi penemuan yang dikenal banyak orang. Situs io9.com mencatat beberapa penemuannya yang belum banyak terungkap, bahkan beberapa di antaranya juga tak pernah berhasil ia tuntaskan atau ia wujudkan.


1. Transfer energi nirkabel jarak jauh


Di masa hidupnya, Tesla menemukan transmisi energi nirkabel dengan menggunakan gelombang mikro, Tesla coil, serta magnifying transmitter. Tesla terobsesi untuk membuat sistem di mana energi bisa dipancarkan ke jarak yang sangat jauh. Untuk mewujudkannya, ia membangun Menara Wardenclyffe yang terletak di Shoreham, Long Island.

Menara dibuat sebagai fasilitas yang bisa memancarkan tenaga listrik. Namun, belakangan JP Morgan, yang mendanai proyek itu, menarik dananya. Karena tak berhasil mencari investor pengganti, akhirnya Tesla terpaksa menelantarkan pembangunan menara tersebut dan tak bisa mewujudkan mimpinya membuat sistem energi listrik nirkabel pertama di dunia.


2. Robot Humanoid


Pada 1898, Tesla mendemonstrasikan temuannya, perahu yang dikendalikan dengan radio control dari jarak jauh di sebuah acara ekshibisi kelistrikan di Madison Square Garden. Ia mempresentasikan temuan bernama Teleautomaton sebagai ras robot pertama, yang bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan dengan aman dan efektif.

Ia percaya, temuannya cukup penting bagi militer AS yang membutuhkan semacam torpedo yang bisa dikendalikan dari jarak jauh. Beberapa pihak yang menghargai penemuan ini mengatakan bahwa momentum itu adalah merupakan kelahiran dari robotika.


3. Death Ray


Pada tahun 1930-an, Tesla mengklaim menemukan senjata penembak partikel. Senjata ini sering disebut juga sebagai 'Death Ray' atau 'Peace Ray' (untuk tujuan anti-perang). Senjata ini secara teoritis bisa membangkitkan sebuah sinar energi yang intens, dapat ditargetkan menuju sasaran tertentu, dan dikirimkan melalui jarak yang sangat jauh.

Senjata ini disebut-sebut sebagai senjata yang sangat ampuh untuk menghancurkan sebuah pesawat tempur atau pasukan musuh. Tesla sempat menjajaki kerja sama dengan beberapa pasukan militer dan pemerintah Internasional untuk membuat alat ini.
Menurut Tesla kepada New York Times edisi 11 Juli 1934, senjata Death Ray miliknya bisa menghancurkan 10 ribu pesawat tempur dari jarak 250 mil, dan bisa membunuh jutaan tentara musuh.

Tak seperti senjata lain, senjata ini diklaim beroperasi tanpa suara, dan tidak akan meninggalkan jejak, bahkan tanpa meninggalkan bukti-bukti kehancuran sama sekali walaupun diditeliti dengan sebuah mikroskop yang canggih sekalipun.

Tidak diketahui apakah Tesla pernah mengerjakan sebuah purwarupa (prototipe) senjata ini, namun rancangan senjata ini pun tak pernah diketemukan bahkan sampai Tesla meninggal.


4. Pesawat udara canggih


Tesla memiliki visi untuk mengaplikasikan teori transfer energi nirkabelnya untuk transportasi. Tesla mengklaim bahwa sebuah pesawat yang ditenagai listrik yang bisa mengangkut penumpang-penumpang dari New York ke London dalam tempo sekitar 3 jam, dengan melintasi delapan mil di atas udara.
Ia juga membayangkan.bahwa pesawat ini mungkin akan bisa menarik tenaga listrik yang dikirimkan secara nirkabel, melalui atmosfer sehingga pesawat tak pernah memerlukan waktu untuk sekadar mengisi bahan bakar

Konsep ini juga bisa diterapkan untuk pesawat perang tak berawak untuk tujuan penyerangan udara atau sejenisnya.


5. Super Electrotherapy


Seorang insinyur bernama Georges Lakhovsky yakin bahwa orang bisa mencapai kesehatan yang prima hanya dengan menyesuaikan getaran sel tubuh mereka.

Belakangan Lakhovsky mengajak Tesla membuat sebuah mesin Multiple Wave Oscillator yang diklaim mampu memperbaiki kondisi kesehatan seseorang, mengenyahkan penyakit atau bahkan menyembuhkan kanker. Namun, banyak yang memandang alat ini hanya sekadar alat perdukunan semata.

Ditemukan Pyramid Kuno Di Dasar Laut Jepang


Selama ini, orang menganggap piramida hanya terdapat di Mesir. Padahal di berbagai wilayah lainnya di dunia juga secara berturut-turut telah ditemukan piramida zaman prasejarah. Seperti misalnya peradaban bangsa Maya di Amerika Selatan, peradaban bangsa Yunani di Eropa, wilayah Asia dan lain-lain, telah ditemukan piramida yang bentuk dan besar kecilnya tidak sama.



Artikel ini memperkenalkan sebagian piramida yang ditemukan di Jepang, piramida-piramida ini sepertinya tidak ada hubungan apa pun dengan bangsa Jepang modern, mungkin dibuat oleh manusia prasejarah yang jauh sebelum adanya sejarah.

Sejumlah piramida dan bangunan batu raksasa ditemukan di dasar laut lepas pantai Jepang. Peradaban maju itu tidak ada hubungannya dengan peradaban Jepang sekarang ini



Sejak tahun 1950-an, di berbagai wilayah Jepang secara berturut-turut telah ditemukan peninggalan piramida dalam jumlah besar dan bangunan batu raksasa, dari masa sejarah yang sangat lama, di antaranya beberapa piramida karena permukaannya tertutup oleh debu dan tanah, serta dipenuhi dengan berbagai macam tumbuh-tumbuhan, bagian luar tampak seperti sebuah gunung yang tinggi. Orang Jepang Jiujing Shengjun bahkan menemukan adanya hubungan tertentu antara bangsa Jepang dengan bangsa Yahudi pada zaman dahulu.

Tidak hanya demikian, pada tahun-tahun terakhir ini di dasar laut lepas pantai Jepang telah ditemukan banyak sekali peninggalan peradaban zaman purbakala. Sejak Maret 1995, penyelam menemukan 8 tempat peninggalan yang tersebar di sekitar Hiroshima hingga lautan Pulau Yonaguni.




Tempat peninggalan pertama adalah sebuah konstruksi persegi empat yang sangat menarik, namun tidak begitu jelas dan ditutupi oleh karang sehingga bagian buatan manusianya tidak bisa dipastikan. Setelah itu, seorang atlet penyelam di musim panas tahun 1996 di luar dugaan menemukan sebuah teras beruncing raksasa di kedalaman 40 kaki di bawah permukaan laut Oklahoma Selatan, dipastikan merupakan hasil buatan manusia.

Dan melalui pencarian lebih lanjut, tim penyelam lainnya menemukan lagi sebuah monumen lain dan lebih banyak lagi bangunan buatan manusia. Mereka mendapati jalan yang panjang dan luas, tangga dan pintu lengkung yang tinggi dan megah, serta batu raksasa yang dipotong dengan sempurna. Semua ini dipersatukan selaras dengan gaya bangunan berbentuk garis lurus yang belum pernah ditemukan sebelumnya.


Dalam beberapa bulan selanjutnya, kalangan arkeologi Jepang ikut serta dalam penggalian yang membangkitkan semangat ini. Tidak lama kemudian, mereka menemukan lagi sebuah konstruksi yang berbentuk piramida yang sangat besar di kedalaman 100 kaki di bawah permukaan laut tidak jauh dari pegunungan Sinaguni yang berjarak 300 mil dari Hiroshima.
Benda raksasa ini terletak di sebuah kawasan luas yang kelihatannya digunakan untuk penyelenggaraan upacara, pada kedua sisinya terdapat pintu menara raksasa, bangunan ini panjang 240 kaki, lebar 600 kaki, dan tinggi 90 kaki, dan sejarahnya dapat dilacak kembali minimal 8.000 tahun SM.

Oleh karena visibilitas normal adalah 100 kaki di bawah permukaan laut, maka tingkat kejernihan pandang peninggalan ini cukup untuk pengambilan foto dan rekaman video. Gambar-gambar tersebut muncul dalam berita utama di koran-koran Jepang melebihi satu tahun lamanya, arkeolog berpendapat, bahwa ini mungkin adalah sebuah bukti awal adanya peradaban zaman batu yang masih belum diketahui orang.

Ahli geologi, Profesor Masaki Kimura dari Universitas Hiroshima, yang pertama-tama mengadakan penelitian ini dan mengambil kesimpulan bahwa bangunan yang mempunyai lima tingkat konstruksi ini adalah buatan manusia. Dia mengatakan: Bahwa bangunan ini bukan benda hasil alamiah.

Jika hasil alamiah, seharusnya pecahan yang terbentuk melalui korosi bertumpuk di atasnya, namun tidak ditemukan pecahan batu seperti ini. Dia menambahkan, bahwa sekeliling bangunan terdapat suatu yang mirip jalanan, dan ini semakin membuktikan bahwa ia adalah buatan manusia.

Profesor ilmu geologi Universitas Boston Robert Sketche menyelam dan memeriksa bangunan tersebut. Dia mengatakan, Jika diamati, bangunan itu seperti serentetan tangga raksasa, setiap tangga tingginya kurang lebih 1 meter. Esensial penampang bangunannya mirip dengan piramida model tangga. Ini merupakan sebuah struktur yang sangat menarik.

Pengikisan air yang alami ditambah lagi dengan proses perpecahan batu berkemungkinan menghasilkan struktur seperti ini, namun kami masih belum menemukan proses yang bagaimana dapat menghasilkan penampang tangga yang begitu tajam.

Bukti selanjutnya yang dapat membuktikan bahwa bangunan tersebut adalah buatan manusia adalah beberapa tumpukan kecil dari batu yang ditemukan di sekitarnya. Mirip dengan bangunan utama, piramida-piramida mini ini dibentuk dari batu hampar berbentuk tangga yang disatukan, lebarnya 10 meter dan tinggi 2 meter.

Profesor Kimura berpendapat, bahwa masih terlalu pagi jika ingin mengetahui siapa yang telah membuat monumen tersebut atau apa tujuannya. Dia mengatakan, Bangunan ini mungkin adalah sebuah istana dewa dari agama zaman dahulu, digunakan untuk memuja-muji dewa tertentu, sama seperti penduduk Hiroshima yang percaya pada dewa Nirai-Kanai yang dapat mendatangkan kesejahteraan dari laut kepada mereka.

Oleh karena berdasarkan catatan, 10 ribu tahun lampau tidak ada manusia yang mampu membuat monumen seperti ini, maka ini mungkin adalah sebuah bukti peradaban manusia yang tidak diketahui orang.

Hanya manusia yang memiliki teknologi tingkat tinggi baru mampu menyelesaikan proyek seperti ini, dan sangat mungkin berasal dari daratan Asia yang mengandung peradaban manusia paling kuno. Bangunan yang demikian raksasa harus menggunakan mesin tertentu baru dapat menyelesaikannya, lanjut Profesor Kimura.

Masa peradaban Jepang sekarang ini berawal dari zaman batu baru sekitar tahun 9000 SM. Penghidupan orang-orang pada zaman itu adalah berburu dan mengumpulkan makanan. Tidak mungkin ada teknologi maju untuk membuat bangunan seperti piramida raksasa tersebut.
Dapat disimpulkan bahwa sebelum peradaban Jepang kali ini, di kawasan Jepang ini, pernah ada peradaban manusia yang sangat maju, dan ia dengan bangsa Jepang sekarang tidak mempunyai hubungan apa pun.


sumber: situslakalaka.blogspot.com

Piramida Matahari di Mexico City



Para arkeolog mengumumkan bahwa saat menggali inti piramida tertinggi di Meksiko ini, mereka menemukan bekas-bekas sesajian dan upacara pengorbanan sebelum pembangunan Piramida Matahari berlangsung.










sumber:id.berita.yahoo.com

Arkeolog Temukan 'Tulisan' Aneh Di Kota Daud Jerusalem



Tulisan atau sekadar torehan tanpa arti? Itu yang kini bikin pusing arkeolog yang menggali di Kota Daud (David) Jerusalem. Dalam satu ekskavasi baru-baru ini, arkeolog menemukan satu set torehan di atas batu. Umur torehan itu, diperkirakan, ribuan tahun lalu. Arkeolog mengklaim temuan ini penting. Mengapa?


Bentuk torehan itu cukup unik. Menyerupai huruf V dan terbalik-balik. Torehan ditemukan di salah satu struktur bangunan, yang disebut arkeolog sebagai lantai.Torehan dalamnya dua inci dengan panjang 20 inci.

Temuan ini unik, karenaini satu-satunya torehan berbentuk demikian yang pernah ditemukan arkeolog di Kota Daud, Jerusalem. Tak ada keterangan apapun terkait temuan ini.
"Torehan ini sangat aneh dan membuat kami penasaran. Saya tak pernah melihat yang seperti ini sebelumnya," kata arkeolog Eli Shukron.

Berdasarkan penanggalan relatif yang diambild ari serpihan keramik di sekitar lantai, diketahui bangunan ini telah digunakan sejak 800 tahun sebelum masehi.

Menurut arkeolog, temuan ini bertambah aneh karena konteksnya tak jelas. "Temuannya cukup besar dan berada tepat di sebelah kanan sumur kota Daud zaman dulu. Ini sepertinya penting," demikian arkeolog seperti dikutip Associated Press.

Di ruangan di dekat temuan itu, para arkeolog berhasil menemukan lempengan batu besar. Dari periodenya, kemungkinan lempengan ini berasal dari masa sebelum Israel tiba. Kemungkinan besar, seluruh kompleks bangunan yang sedang digali itu bukanlah kuil Yahudi.

Temuan ini cukup penting bagi Palestina dan Israel. Karena lokasinya berada di lahan yang terus disengkatakan. Israel mencaplok lahan itu ketika perang 1967. Namun hingga kini Palestina masih mengakui pemilik sah lahan. Penggalian arkeologi pun kontroversial, karena dilakukan oleh LSM Elad.

LSM ini erat hubungannya dari kelompok garis kanan Israel dan sangat pro permukiman atas Palestina. Saking bingungnya, arkeolog pun memajang foto temuan itu di Facebook untuk memancing minat masyarakat.

Apa sebenarnya arti torehan itu? Apakah berasal dari Palestina? Atau sebelum bangsa Yahudi datang menduduki? Anda mungkin tahu?




sumber:republika.co.id

Ditemukan Gelang Purba Berusia 9.500 Tahun



ISTANBUL,Sebuah gelang purba berusia 9.500 tahun pernah ditemukan di Asikli Höyük, Turki, pada tahun 1995. Gelang tersebut dibuat dalam masa kebudayaan neolitik dari bahan kaca vulkanik atau biasa disebut obsidian.

Peneliti dari Institut Français d'Etudes Anatoliennes di Istanbul dan Laboratoire de Tribologie et de Dynamiques des Systèmes mempelajari gelang tersebut serta melihat permukaan dan struktur topografi mikronya.

Hasil penelitian menunjukkan, gelang yang berukuran 10 sentimeter itu dibuat dan diasah dengan teknik yang sangat maju. Menurut para ilmuwan, teknik asahan gelang tersebut menyamai teknik asahan lensa teleskop saat ini.

Gelang purba dari zaman 7500 SM itu merupakan salah satu contoh tertua benda yang terbuat dari kaca vulkanik. Kerajinan kaca vulkanik memuncak pada milenium ke-6 SM atau ke-7 SM. Selain berupa gelang, kerajinan juga berupa cermin dan vas.

Studi ini dipublikasikan di Journal of Arachaelogical Science yang terbit pada Desember 2011. Masyarakat neolitik, kadang juga disebut masyarakat Zaman Batu Baru, memang dikenal sebagai petani yang juga berkemampuan membuat kerajinan. 

Aneh, Penemuan Wortel & Kentang Berbentuk Manusia



Bernard Ambridge sepertinya mendapat anugerah karena saat menggali ia mendapatkan wortel yang mirip dengan bentuk tubuh seseorang. Pria berusia 73 tahun ini asal Inggris menemukannya di Crawley, West Sussex.


Sementara, seorang pria lain bernama Norman DePear asal Bainton, Cambridgeshire, Inggris, berhasil menemukan kentang berbentuk orang dan ia sudah merencanakannya. "Saya akan memakannya saat Natal nanti bareng istri," jelas Norman.



Cacing Pembunuh Manusia Dalam Waktu Singkat



The Mongolian Death Worm (Cacing maut mongolia)

Cacing Kematian Mongolia adalah cryptid yang dilaporkan ada di Gurun Gobi. Hewan ini umumnya dianggap sebagai makhluk cryptozoology; laporan pengamatan yang ada disengketakan atau belum dikonfirmasi.


Cacing ini bertubuh gemuk dan berwarna merah cerah, memiliki panjang 0.6 hingga 1.5 meter.


Cacing ini diklaim oleh penduduk Mongol setempat memiliki kemampuan menyebar asam dan mengeluarkan sengatan listrik yang akan membunuh manusia (wikipedia)

Ditemukan, Perhiasan Raja Bangsa Viking



Seorang pria asal Inggris, Darren Webster, menemukan sebuah kotak berisi sekitar 200 perhiasan perak. Diduga, artefak itu merupakan peninggalan Raja Bangsa Viking pada abad ke-10.

Perhiasan-perhiasan itu meliputi koin, gelang, dan perhiasan lain yang tergolong mewah pada zaman itu.

Proses penemuan benda-benda ini tidak disengaja. Webster yang merupakan penggemar metal detektor sedang berjalan-jalan. Dia kemudian berhenti di sebuah lapangan dekat Conforth, wilayah utara Inggris. Dia kemudian mencoba alat detektor logam yang dibawanya.

Tak disangka-sangka, alat detektornya itu menunjukkan adanya logam di bawah tanah. Alat itu menunjukkan ada logam yang tertanam pada kedalaman tiga kaki atau 0,9 meter di bawah tanah.

"Mesin mengatakan saya menemukan beberapa jenis perak," kata Webster sebagaimana dilansirfoxnews. "Saya sempat sedikit kecewa, setelah saya hanya melihat pot. Lalu saya mengangkatnya, saat itulah potongan-potongan perak mulai berjatuhan."

Sebanyak 201 perak tersebut terdiri atas 27 koin, 10 gelang, dua cincin, sebuah rangkaian halus, dan 14 batangan. Benda-benda itu kemudian dipamerkan di Museum Inggris.

Benda-benda ini diperkirakan telah terpendam sejak 900 Masehi. Atau saat bangsa Viking terusir dari Dublin dan terlibat peperangan dengan Anglo-Saxon untuk mengontrol wilayah utara Inggris.

Pada koin-koin itu terdapat nama Harthacnut, salib, dan prasasti yang menunjukkan bahwa Bangsa Viking telah masuk Kristen. "Saya belum menemukan sesuatu yang besar sebelumnya, jadi ini benar-benar penemuan yang luar biasa," kata Webster sebagaimana dikutip metro.co.uk.

Sementara itu, kurator koin abad pertengahan, Dr Gareth Williams mengatakan ini merupakan penemuan pertama benda-benda Raja Viking sejak 1840.

"Ini mungkin dikubur dengan buru-buru untuk menyimpannya dengan aman. Kemudian pasti ada suatu alasan mengapa sang pemilik tidak mengambilnya kembali. Kemungkinan sang pemilik tewas dalam peperangan," kata William.


sumber:metro.co.uk

Unik, Imuwan Menemukan Monyet Berjambul Elvis


ilustrasi Elvis Monkey (foto :Martin Aveling via Nationalgeographic)

Para ilmuwan menemukan beberapa spesies baru di kawasan Mekong, Myanmar. Diantaranya adalah monyet Elvis, yang sangat jarang terlihat melalui kamera pengintai.

Monyet yang bernama ilmiah Rhinopithecus strykeri ini terkenal karena model rambut pompadournya (potongan rambut model Elvis Presley). Seperti dilansir melalui Nationalgeographic, Jumat (16/12/2011), World Wild Fund (WWF) mengatakan monyet jenis ini belum pernah tertangkap kamera dalam keadaan hidup.

Kawasan Mekong, tempat ditemukannya monyet itu adalah wilayah yang terdiri dari air, tanah basah, pegunungan, dan hutan yang telah dikenal baik oleh para pemburu lokal Himalaya.

"Ini benar-benar akhir dari era penemuan mamalia besar. Penemuan jenis primata baru, yang tak diketahui oleh sains, adalah hal yang sangat langka," kata Stuart chapman, Conservation director of WWF for Greater Mekong Program.

"Ke depan kita mungkin hanya pernah melihat satu atau dua penemuan serupa ini. Dan ini  merupakan semacam momen pahit, karena kami pikir jumlah spesies ini sudah sangat sedikit untuk dapat ditemukan," tambahnya.

Para pemburu lokal mengatakan, hidung pesek pada monyet itu menyebabkannya bersin berulang kali ketika hujan badai.

Chapman berpendapat, jika hal ini benar, anomali fisik ini mungkin menyebabkan hewan ini lebih rentan terhadap perburuan atau memosisikan mereka pada suatu kelemahan alami. Namun, ia menambahkan bahwa saat ini fakta mengenai hal tersebut masih sangat minim.


sumber: Nationalgeographic

Penemuan Langka, Lobster Albino



Seekor lobster langka karena berwarna albino dan mendapat julukan Santa Claws. Lobster aneh dan unik ini ditemukan di lepas pantai Dorsett. Karena si penemu tak tega memakannya maka ia pun menyerahkannya ke Sea Life Centre, Weymouth, Inggris. Staf kemudian menamakannya Santa dan menjadi daya tarik para pengunjung.