Seorang perempuan Brasil, Maria de
Nazare (25 tahun), melahirkan bayi berkepala dua. Kelahiran berlangsung dalam
sebuah operasi caesar di sebuah rumah sakit di Anajas, di negara bagian Para di
Brasil utara. Karena lahir mendekati Natal, sang ibu memberi bayinya itu nama
Emanoel dan Yesus.
Seusai melahirkan, Maria mengakui dirinya telah diberitahu bahwa
ia akan melahirkan bayi kembar. Setelah sejumlah tes, beberapa saat sebelum
kelahiran, para dokter mengungkapkan bahwa bayinya punya dua otak dan dua
tulang belakang tetapi mereka memiliki satu jatung, paru-paru, hati dan
panggul.
Direktur rumah sakit tempat Maria melahirkan, Claudionor Assis de
Vasconcelos, mengatakan kepada harian Brasil, O Povo, bahwa perempuan itu memutuskan
untuk datang ke rumah sakit karena merasa sakit perut yang hebat. Maria, yang
tinggal di daerah pedesaan di negara bagian itu, tidak melakukan tes
ultra-sound scans selama kehamilan dan baru mengetahui kelainan bayinya
beberapa menit sebelum bayi itu lahir pada pukul 01.00,
De Vasconcelos mengatakan, "Ketika para dokter melakukan scan
terhadapnya (Maria), mereka mengetahui bahwa bayi itu memiliki dua kepala dan
bahwa kelahiran normal akan menimbulkan resiko besar baik bagi ibu maupun
bayinya. Operasi caesar berlangsung satu jam. Dengan semua masalah yang kami
miliki sebagai sebuah rumah sakit kecil, kami berhasil menyelamatkan ibu dan
bayi itu, yang memang menjadi tujuan kami. Dan bagi kami, adalah kejutan besar
ketika mengetahui bahwa bayi itu dalam kondisi kesehatan yang sangat
baik."
Neila Dahas, direktur Rumah Sakit Santa Casa mengatakan,
"Jika kedua otak mereka berfungsi, bagaimana kami akan memilih kepala mana
yang akan dihilangkan? Kami tidak akan mempertimbangkan kemungkinan operasi.
Apa yang kami harus pikirkan saat ini adalah menjaga anak-anak itu dalam
kondisi baik dan melihat bagaimana mereka berkembang."
Vasconcelos menambahkan, sang ibu, yang sudah punya tiga anak
lain, tampaknya bingung bahwa anaknya memiliki dua kepala. Dia mengatakan,
"Sebaliknya, bayi itu diterima dengan penuh kegembiraan oleh keluarga
tersebut. Sang ibu memberi makan dua mulut dan bayi itu ada bersamanya di kamar
sepanjang waktu. Keinginan sang ibu adalah untuk segera membawa bayinya pulang
ke rumah."
Ibu dan bayi itu dibawa dengan ambulans udara Selasa siang ke
rumah sakit spesialis di ibukota negara itu, Belem, untuk melakukan tes
lanjutan. Mereka diperkirakan akan diizinkan pulang pada akhir pekan ini.
Kasus
ini merupakan kali kedua bayi berkepala dua lahir di Brasil pada tahun ini.
Sebelumnya, Sueli Ferreira, 27 tahun, melahirkan seorang bayi berkepala dua di
negara bagian Paraiba. Namun bayi itu meninggal beberapa jam kemudian karena
salah satu kepala bayi tersebut kekurangan oksigen.