Ditemukan Gelang Purba Berusia 9.500 Tahun



ISTANBUL,Sebuah gelang purba berusia 9.500 tahun pernah ditemukan di Asikli Höyük, Turki, pada tahun 1995. Gelang tersebut dibuat dalam masa kebudayaan neolitik dari bahan kaca vulkanik atau biasa disebut obsidian.

Peneliti dari Institut Français d'Etudes Anatoliennes di Istanbul dan Laboratoire de Tribologie et de Dynamiques des Systèmes mempelajari gelang tersebut serta melihat permukaan dan struktur topografi mikronya.

Hasil penelitian menunjukkan, gelang yang berukuran 10 sentimeter itu dibuat dan diasah dengan teknik yang sangat maju. Menurut para ilmuwan, teknik asahan gelang tersebut menyamai teknik asahan lensa teleskop saat ini.

Gelang purba dari zaman 7500 SM itu merupakan salah satu contoh tertua benda yang terbuat dari kaca vulkanik. Kerajinan kaca vulkanik memuncak pada milenium ke-6 SM atau ke-7 SM. Selain berupa gelang, kerajinan juga berupa cermin dan vas.

Studi ini dipublikasikan di Journal of Arachaelogical Science yang terbit pada Desember 2011. Masyarakat neolitik, kadang juga disebut masyarakat Zaman Batu Baru, memang dikenal sebagai petani yang juga berkemampuan membuat kerajinan. 

Seni Mengembangkan Pohon Menjadi Bonsai



Selama bertahun-tahun Bonsai Jepang dikembangkan menggunakan pohon kecil asli, tetapi kemudian berubah karena permintaan melampaui pasokan. Tukang kebun diminta agar Bonsai Jepang dikembangkan dengan cara-cara baru, dan mengembangkannya dari pohon-pohon asli lainnya. Mereka membuat beberapa bentuk dengan menggunakan pohon yang datang dengan ilusi usia. Namun seni bonsai, telah datang diusia dan perkembangan baru khususnya di Amerika. Hal ini jauh lebih kompleks dan lebih bebas dalam konsep dan gaya daripada yang dilakukan oleh tukang kebun bonsai Jepang kuno.


Untuk mengembangkan dan mengekspresikan seni bonsai yang indah, jenis pohon sangat penting. Hal ini karena tidak semua tanaman ideal dan efektif untuk dikemmbangkan menjadi bonsai. Konsep di balik Bonsai adalah untuk menciptakan ekspresi yang realistis dari sebuah pohon yang matang, karena itu semua bagian dari bonsai yang ideal seperti batang, cabang, ranting, daun, bunga, buah, tunas, dan akar harus simetris dengan ukuran pohon  digunakan. Infact tanaman yang Anda pilih dan digunakan dalam membuat bonsai harus memiliki daun kecil. Atau tanaman dengan daun yang lebih besar, seperti, sycamore alpukat atau mangga, akan tidak proporsional jika digunakan dalam mengembangkan bonsai. Spesies tanaman seperti maple atau pohon ek yang terbaik, ketika digunakan mereka merespon dengan baik dan menciptakan budaya bonsai yang ideal. Hal ini karena pohon ini memiliki daun yang proporsional. Spesies lain dari tanaman yang menciptakan budaya bonsai diperlukan termasuk pohon cemara, pinus, zelkova, dan delima.


Penciptaan bonsai adalah seni, maka tanaman yang dipilih harus memberikan ekspresi artistik.  Mereka harus memiliki kulit kayu yang menarik, sama bagasi harus mengungkapkan ilusi kematangan. Dalam beberapa kasus cabang utama harus diperpendek. Ini untuk mencoba menekankan garis vertikal dari bagasi dan juga memberikan bagasi penampilan proporsional.













Ketika Anda merencanakan untuk mengekspresikan penampilan usia, kemudian mengekspos bagian atas sepertiga dari struktur, akar bonsai matang diperlukan. Cabang-cabang dan bagian keseluruhan dari pohon bonsai harus menunjukkan seni menyeimbangkan sampai batas tertentu. Perlu diingat bahwa cabang-cabanglah yang memberikan dimensi bonsai itu kearah bentuk asli pohon. Karena itu bijaksanalah untuk memastikan bahwa cabang harus proporsional satu sama lain. ***

Bayi Berkepala Dua Lahir Di Brasil



Seorang perempuan Brasil, Maria de Nazare (25 tahun), melahirkan bayi berkepala dua. Kelahiran berlangsung dalam sebuah operasi caesar di sebuah rumah sakit di Anajas, di negara bagian Para di Brasil utara. Karena lahir mendekati Natal, sang ibu memberi bayinya itu nama Emanoel dan Yesus.

Seusai melahirkan, Maria mengakui dirinya telah diberitahu bahwa ia akan melahirkan bayi kembar. Setelah sejumlah tes, beberapa saat sebelum kelahiran, para dokter mengungkapkan bahwa bayinya punya dua otak dan dua tulang belakang tetapi mereka memiliki satu jatung, paru-paru, hati dan panggul.

Direktur rumah sakit tempat Maria melahirkan, Claudionor Assis de Vasconcelos, mengatakan kepada harian Brasil, O Povo, bahwa perempuan itu memutuskan untuk datang ke rumah sakit karena merasa sakit perut yang hebat. Maria, yang tinggal di daerah pedesaan di negara bagian itu, tidak melakukan tes ultra-sound scans selama kehamilan dan baru mengetahui kelainan bayinya beberapa menit sebelum bayi itu lahir pada pukul 01.00,

De Vasconcelos mengatakan, "Ketika para dokter melakukan scan terhadapnya (Maria), mereka mengetahui bahwa bayi itu memiliki dua kepala dan bahwa kelahiran normal akan menimbulkan resiko besar baik bagi ibu maupun bayinya. Operasi caesar berlangsung satu jam. Dengan semua masalah yang kami miliki sebagai sebuah rumah sakit kecil, kami berhasil menyelamatkan ibu dan bayi itu, yang memang menjadi tujuan kami. Dan bagi kami, adalah kejutan besar ketika mengetahui bahwa bayi itu dalam kondisi kesehatan yang sangat baik."
Neila Dahas, direktur Rumah Sakit Santa Casa mengatakan, "Jika kedua otak mereka berfungsi, bagaimana kami akan memilih kepala mana yang akan dihilangkan? Kami tidak akan mempertimbangkan kemungkinan operasi. Apa yang kami harus pikirkan saat ini adalah menjaga anak-anak itu dalam kondisi baik dan melihat bagaimana mereka berkembang."
Vasconcelos menambahkan, sang ibu, yang sudah punya tiga anak lain, tampaknya bingung bahwa anaknya memiliki dua kepala. Dia mengatakan, "Sebaliknya, bayi itu diterima dengan penuh kegembiraan oleh keluarga tersebut. Sang ibu memberi makan dua mulut dan bayi itu ada bersamanya di kamar sepanjang waktu. Keinginan sang ibu adalah untuk segera membawa bayinya pulang ke rumah."

Ibu dan bayi itu dibawa dengan ambulans udara Selasa siang ke rumah sakit spesialis di ibukota negara itu, Belem, untuk melakukan tes lanjutan. Mereka diperkirakan akan diizinkan pulang pada akhir pekan ini.

Kasus ini merupakan kali kedua bayi berkepala dua lahir di Brasil pada tahun ini. Sebelumnya, Sueli Ferreira, 27 tahun, melahirkan seorang bayi berkepala dua di negara bagian Paraiba. Namun bayi itu meninggal beberapa jam kemudian karena salah satu kepala bayi tersebut kekurangan oksigen. 

Presiden Pertama Singapura, Ternyata Asli Indonesia



Yusof Bin Ishak adalah presiden pertama singapura kelahiran 1910, kedua orangtuanya asli Indonesia. Ayahnya seorang Minangkabau dan Ibunya seorang melayu langkat (langkat kota di sumatera utara).

Biodata Yusof Bin Ishak

Encik Yusof bin Ishak (lahir di Perak, 12 Agustus 1910 – meninggal di Singapura, 23 November 1970 pada umur 60 tahun) adalah Presiden Singapura yang pertama dan sampai sekarang satu-satunya yang keturunan Melayu.

Lahir di Perak, Malaysia, dengan ayah keturunan Minangkabau, Yusof merupakan anak sulung dalam sebuah keluarga beranggotakan sembilan orang.

Pada 3 Desember 1959, Yusof dilantik sebagai kepala negara (Yang di-Pertuan Negara) Singapura. Ia merupakan warga negara Singapura yang pertama kali memegang jabatan tersebut. Pada 9 Agustus 1965, tatkala Singapura keluar dari Federasi Malaysia dan merdeka, status beliau berubah menjadi presiden negara kepulauan tersebut hingga tahun 1970, ketika Yusof meninggal.

Wajah Yusof diabadikan pada pecahan-pecahan uang kertas Singapura.







Bodohnya Pria Jerman Ini, Rampok Bank Yang Sudah Pindah 17 Tahun Lalu



Seorang pria di Jerman berniat merampok sebuah bank. Namun, bodohnya pria tersebut tidak tahu kalau bank yang dirampok sudah ditutup sejak 17 tahun lalu dan berubah menjadi kantor pengobatan fisioterapi. Dia pun dibui 7 tahun atas perbuatannya tersebut.

Demikian seperti diberitakan surat kabar Jerman, Bild dan dilansir AFP.

Siegfried K (57) diadili atas tuduhan perampokan di sebuah pengadilan regional di Osnabrueck, Jerman. Dalam persidangan, terungkaplah kebodohan aksi Siegfried tersebut.

Pada Mei lalu, Siegfried diketahui tiba di salah satu kantor cabang sebuah bank di Jerman dengan berbekalkan sebuah pistol mainan. Setibanya di lobi kantor tersebut, Siegfried pun langsung beraksi dan menjadikan seorang wanita sebagai sandera. Dia kemudian meminta uang 10 ribu Euro atau setara dengan Rp 120 juta kepada salah seorang pegawai di kantor tersebut, yang dipikirnya sebagai salah satu pegawai bank.

"Rencana ini gagal, karena menurut fakta, bangunan tersebut tidak lagi sebuah bank selama lebih dari satu dekade, melainkan sebuah kantor pengobatan fisioterapi," ujar salah satu hakim saat membaca putusannya.

Sepertinya Siegfried tidak mengikuti perkembangan bahwa bank yang ada di lokasi tersebut telah pindah kantor sejak 17 tahun lalu. Di kantor tersebut hanya ada mesin kasir, bukannya brankas besar yang berisikan banyak uang seperti yang ia pikirkan.

"Setelah terdakwa menyadari hal tersebut, dia kemudian mengubah rencana dan meminta salah seorang yang melintasi kantor tersebut untuk mengambil uang dari mesin kasir yang ada. Dia mengambil 400 Euro (Rp 4,8 juta) dan terdakwa kemudian kabur dengan mobil curian," jelasnya.

Beberapa saat kemudian, Siegfried meninggalkan mobil curian tersebut. Namun sayangnya, dia juga meninggalkan pistol mainan yang penuh dengan sidik jarinya di dalam mobil.
Pada persidangan, Siegfried telah mengakui semua perbuatannya. Pengadilan pun menjatuhkan vonis 7 tahun penjara terhadapnya. Oleh surat kabar Bild, Siegfried pun mendapat julukan 'perampok bank terbodoh di Jerman'.

Aneh, Pohon Jeruk Ini Menghasilkan Dua Macam Buah Berbeda



Fenomena alam terjadi di Pedukuhan Pranti, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Sebuah pohon jeruk nipis yang tumbuh di desa tersebut memiliki dua jenis buah, jeruk nipis dan jeruk keprok. Kontan, fenomena ini menjadi buah bibir warga setempat.

Paijo, pemilik pohon ini pertama kali mengetahui kalau pohon jeruknya memiliki dua jenis buah sekitar tiga bulan lalu. Dia heran karena saat memetik buah jeruk untuk dibuat minuman rasanya bukan asam tetapi manis. "Saat itu, saya memetik satu buah tapi kok rasanya manis padahal jeruk nipis kan biasanya asem," katau Paijo.

Setelah mengamati lebih serius ternyata dalam satu pohon terdapat dua macam jeruk. Bukan hanya itu, ranting yang berbuah jeruk keprok daunnya juga memiliki perbedaan kontur dengan daun jeruk nipis di ranting yang lain. Kini setelah buah berukuran satu kepal orang dewasa lebih jelas perbedaan antara kedua jenis jeruk ini.

"Dari kulitnya saja sudah berbeda kok mas, yang nipis itu halus kalau yang keprok lebih kasar", terang Paijo.

Menurutnya, bibit pohon jeruk unik miliknya ia dapat dari Magelang Jawa Tengah dan dipastikan bukan dari hasil stek atau okulasi.

Sementara itu dihubungi secara terpisah Edy Suharyanta, Kepala Dinas Pertanian Dan Kehutanan Kabupaten Bantul mengatakan belum pernah menemui kasus seperti ini karena biasanya harus dilakukan rekayasa untuk menghasilkan dua jenis buah dalam satu pohon. "Kemungkinan ini ada penyimpangan genetika, karena pohon itu tumbuh sejak kecil tanpa ada rekayasa" kata Edy.

3000 Selir Untuk Melayani Kaisar Cina


Sudah banyak yang tahulah bila raja atau kaisar memiliki banyak selir. Maklum, selir menjadi bagian dari kehidupan lingkungan istana raja. Di China, di masa lalu, jumlah selir kaisar sangat banyak.


Bahkan ada kaisar yang punya selir hingga 3.000 orang. Kaisar yang paling banyak memiliki selir sebanyak itu adalah Kaisar Kanxi (1654-1722) dari Dinasti Qing.

"Kaisar kan hobinya beda-beda, ada yang suka berkuda, ada yang punya hobi lainnya," kata Wang, yang memandu saat mengunjungi Forbidden City di pusat kota Beijing.


Lalu bisakah kaisar bertemu atau berhubungan dengan semua selir? "Sepertinya juga tidak. Kaisar pilih mana yang dia suka," katanya. Andaikan saja, setiap hari kaisar bertemu satu orang selir saja, maka butuh sekitar delapan tahun tiga bulan baru bisa ketemu kembali selir yang sama.

Tetapi kaisar ini termasuk pemimpin yang memajukan China. Di bawah kepemimpinannnya, diperoleh kemajuan di berbagai bidang, termasuk kesejahteraan dan keamanan.

Di bagian belakang Forbidden City, persis di belakang tempat tinggal kaisar, terdapat taman yang dipenuhi pepohonan pinus dan bebatuan yang terpahat secara alami. Di taman itulah, kaisar bersama keluarganya bersantai, tentu juga tempat bermain anak-anak kaisar.

Forbidden City memiliki luas sekitar 72 hektar, dengan bangunan yang berlapis-lapis sehingga membentengi kediaman kaisar yang berada di bagian belakang.

Kompleks istana itu dibangun tahu 1406 di zaman Dinasti Ming selama 15 tahun, yang juga dilanjutkan oleh Dinasti Qing. Setiap hari dikunjungi 40.000 wisatawan dari berbagai belahan bumi. Pada masa puncak liburan jumlah pelancong bisa mencapai 90.000 orang per hari. Tiket masuknya 60 Yuan atau kira-kira Rp 84.000 per orang.***