Semangkuk Bakmi Panas



Pada malam itu, ada seorang anak gadis yang bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, gadis itu segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, dia baru menyadari bahwa dirinya sama sekali tidak membawa uang.

Saat menyusuri sebuah jalan, dia melewati sebuah kedai bakmi dan mencium harumnya aroma masakan. Gadis itu ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi dirinya segera sadar kalau dia tidak mempunyai uang sama sekali.

Pemilik kedai melihat gadis itu berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” ” Ya, tetapi, saya tidak membawa uang” jawab gadis itu dengan malu-malu “Tidak apa-apa, saya akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, saya akan memasakkan bakmi untukmu”.
Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Gadis itu segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.

“Ada apa nona?” Tanya si pemilik kedai.

“tidak apa-apa” saya hanya terharu jawab gadis itu sambil mengeringkan air matanya.

“Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi saya semangkuk bakmi !, tetapi, ibu saya sendiri, setelah bertengkar dengan saya, mengusir saya dari rumah dan mengatakan kepada saya agar jangan kembali lagi ke rumah”

“Kamu, seorang yang baru saya kenal, tetapi begitu peduli dengan saya dibandingkan dengan ibu kandung saya sendiri” katanya kepada pemilik kedai.

Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan gadis itu, menarik nafas panjang dan berkata “Nona mengapa kamu berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, saya hanya memberimu semangkuk bakmi dan kamu begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kamu kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kamu malah bertengkar dengannya”

Gadis itu terhenyak mendengar hal tersebut. “Mengapa saya tidak berpikir tentang hal tersebut? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru saya kenal, saya begitu berterima kasih, tetapi kepada ibu saya sendiri yang memasak untuk saya selama bertahun-tahun, saya bahkan tidak memperlihatkan kepedulian saya kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, saya bertengkar dengannya.
Gadis itu, segera menghabiskan bakminya, lalu dia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, dia memikirkan kata-kata yang harus diucapkan kepada ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, dia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika ibunya bertemu dengan dia, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Anakku kamu sudah pulang, cepat masuklah, ibu telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kamu tidur, makanan akan menjadi dingin jika kamu tidak memakannya sekarang”. Pada saat itu dia tidak dapat menahan tangisnya dan dia menangis dihadapan ibunya.

Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup Kita.

Unik: "Api Terjun" Setinggi 600 Meter



Melihat air terjun mungkin sudah hal biasa. Namun, bagaimana dengan "api terjun"? Inilah fenomena unik yang bisa dilihat di Horsetail Falls di Yosemite National Park, California. Api terjun itu terdapat di gugusan pegunungan Sierra Nevada, sebelah barat Danau Tahoe, memiliki ketinggian 2.000 kaki atau sekitar 600 meter.
"Api terjun" pada dasarnya merupakan air terjun, tetapi unik karena mendapatkan ekspos sinar matahari senja sehingga berkilauan kuning keemasan. Peristiwa ini sangat langka dan cuma beberapa hari dalam setahun, biasanya di bulan Februari, sinar matahari akan menyorot air terjun, menciptakan cahaya oranye bak api yang memukau.
Fenomena api terjun paling tepat disaksikan pukul 17.30 waktu setempat. Saat itu, cahaya matahari senja tepat menyinari batuan di sekitar air terjun. Di situlah keajaiban alam terjadi dan iluminasi natural tercipta. Namun, hal tersebut sulit disaksikan sebab memang merupakan salah satu fenomena alam yang paling jarang.
Josh Anon, warga San Fransisco, berhasil mengabadikan fenomena "api terjun" itu. "Jika jumlah air cukup dan langit cukup cerah untuk mendapat cahaya matahari senja, matahari akan ada pada sudut yang tepat untuk menyinari air dan membuatnya bersinar," katanya.
Ia mengatakan, sulit untuk mendapat kesempatan menyaksikannya. "Ketika surya mulai tenggelam, air bersinar sedikit dan berwarna kuning. Kemudian, secara tiba-tiba air bersinar dan tampak seperti lava," kata Anon.
Yosemite National Park yang merentang sepanjang 3.000 kilometer menarik 3,5 juta wisatawan tiap tahunnya. Api terjun adalah salah satu pesonanya. Api terjun bisa dicapai dengan mendaki ke arah utara Twin Bridge lewat rute 50 AS.

sumber: kompas.com

Berapa Sih Gaji Papa?



Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Sarah, putri pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.
"Kok, belum tidur ?" sapa Andrew sambil mencium anaknya. Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.
Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah menjawab, "Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa ?"
"Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?"
"Ah, enggak. Pengen tahu aja" ucap Sarah singkat.
"Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp. 400.000,-. Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja.
Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Papa masih lembur. Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo ?"
Sarah berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Andrew beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Sarah berlari mengikutinya. "Kalo satu hari Papa dibayar Rp. 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp. 40.000,- dong" katanya.
"Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur" perintah Andrew. Tetapi Sarah tidak beranjak. Sambil menyaksikan Papanya berganti pakaian, Sarah kembali bertanya, "Papa, aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak?"
"Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini ? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah". "Tapi Papa..." Kesabaran Andrew pun habis. "Papa bilang tidur !" hardiknya mengejutkan Sarah. Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.
Usai mandi, Andrew nampak menyesali hardiknya. Ia pun menengok Sarah di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Sarah didapati sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp. 15.000,- di tangannya.
Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Andrew berkata,"Maafkan Papa, Nak, Papa sayang sama Sarah. Tapi buat apa sih minta uang malam-malam begini ? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp.5.000,- lebih dari itu pun Papa kasih" jawab Andrew. "Papa, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini".
"lya, iya, tapi buat apa ?" tanya Andrew lembut.
"Aku menunggu Papa dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga. Tiga puluh menit aja. Mama sering bilang kalo waktu Papa itu sangat berharga.
Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku, hanya ada Rp.15.000,- tapi karena Papa bilang satu jam Papa dibayar Rp. 40.000,- maka setengah jam aku harus ganti Rp. 20.000,-. Tapi uang tabunganku kurang Rp. 5.000, makanya aku mau pinjam dari Papa" kata Sarah polos.
Andrew pun terdiam. ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan perasaan haru. Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk "membeli" kebahagiaan anaknya.

S'rahkanlah



oleh : Henry Kumambouw

Seorang pemuda yang kaya raya tinggal di sebuah rumah yang sangat besar dengan lusinan kamar. Setiap kamar lebih nyaman dan lebih indah dibandingkan kamar sebelumnya. Didalam rumah itu terdapat berbagai karya seni lukis dan pahatan, lampu-lampu kristal, serta pegangan tangan berlapis emas pada setiap tangga. Lebih indah dari apa yang kebanyakan orang pernah melihat.

Suatu hari pemuda tersebut memutuskan untuk mengundang Tuhan untuk datang dan tinggal bersamanya di rumah itu. Ketika Tuhan datang, pemuda ini menawarkan kamar yang terbaik didalam rumah itu, Kamar tersebut terletak diujung bagian atas rumah itu.

"Jesus, kamar ini milik-Mu! Tinggallah selama Engkau mau dan lakukan apa saja di kamar ini, ingat, ini adalah kamar-Mu", kata pemuda itu.

Malam harinya, ketika pemuda tersebut berniat untuk istirahat, terdengar bunyi ketukan yang sangat keras di pintu depan. Mendengar ketukan itu, pemuda tersebut turun untuk membukakan pintu. Ketika dia membuka pintu, ia melihat bahwa iblis telah mengirim 3 roh jahat untuk menyerangnya. Dengan cepat ia menutup pintu, tetapi salah satu roh jahat mengganjal pintu itu dengan kakinya.
Beberapa saat kemudian, iblis itu masuk dan memporak pondakan bagian bawah rumah itu, akhirnya dalam keadaan lelah, pemuda tersebut kembali ke kamarnya, "bayangkan!" pikir pemuda itu. :Jesus ada di atas, tidur di ruangan terbaik, sedangkan saya, berada di ruangan bawah yang telah di porak pondakan iblis,, oh, mungkin Ia tidak mendengar." Pikir pemuda itu.

Keesokan harinya, segala sesuatunya berjalan dengan normal, karena merasa sangat lelah, pemuda tersebut tidur lebih awal malam harinya, sekitar tengah malam, terdengar ada yang menggedor-gedor pintu depan, seolah-olah ingin mendobrak pintu, pemuda itu lalu menuju kepintu itu dan membukakan pintu, serta menjumpai lusinan roh jahat ingin masuk kedalam rumahnya yang indah.
Selama lebih 3 jam, roh-roh jahat itu berpesta dan merusak semua yang ada dilantai bawah. Pemuda itu sangat kelelahan, sambil terengah-engah ia memandang rumahnya yang hancur berantakan, ia termenung sambil berfikir, mengapa Tuhan tidak datang untuk menolong? mengapa Dia membiarkan iblis memporak-pondakan rumahku? dengan gundah ia berjalan kesofa dan tidur dengan tidak nyaman.

Keesokan paginya, ia memutuskan untuk bertanya kepada Tuhan mengenai segala sesuatu yang terjadi pada 2 malam tersebut. Perlahan-lahan dia berjalan ke kamar tidur yang sangat indah dimana Jesus ia tempatkan. "Jesus," panggilnya sambil mengetuk pintu. "Tuhan, aku tidak mengerti apa yang sedang terjadi, selama 2 malam ini, roh-roh jahat datang ke rumahku, dan menghancurkan segala yang ada, sementara Engkau tidur disini. Tidakkah Engkau memperhatikan aku? Bukankah aku telah memberikan kepada-Mu ruangan yang terbaik di rumah ini?"

Pemuda tersebut Jesus menitikan air mata, tetapi pemuda ini meneruskan, "aku tidak mengerti, aku berfikir bahwa jika aku mengundang-Mu masuk untuk tinggal di dalam rumahku. Apalagi yang harus aku perbuat?". "anak-Ku yang Kukasihi," Jesus berkata sangat lembut. Aku sungguh-sungguh menasihi engkau dan sangat memperhatikan engkau, Aku melindungi apa yang kau berikan kepada-Ku untuk Kujaga, tetapi ketika engkau mengundang-Ku untuk datang dan tinggal disini, engkau membawa-Ku kekamar yang indah ini, Aku menjadi Tuhan atas kamar ini dan tidak ada roh jahat yang bisa masuk dan menghancurkan kamar ini."

"Oh, Tuhan, ampuni aku. Ambillah seluruh rumahku, semuanya milik-Mu. Aku menyesal tidak menyerahkan kepada-Mu seluruhnya, aku ingin Engkau mengatur semuanya." Sambil berkata demikian Dia membukakan pintu kamar itu dan berlutut dikaki Jesus, "Tuhan, ampuni aku karena hanya memikirkan diriku sendiri."
Jesus tersenyum dan berkata bahwa Dia telah mengampuni pemuda itu dan Dia akan mengatur segala sesuatunya mulai saat itu.

Malam itu, ketika pemuda itu bersiap untuk pergi tidur, dia berfikir, "aku ingin tahu, apakah roh-roh jahat itu akan kembali, aku bosan menghadapi mereka setiap malam." Tapi dia tahu bahwa Jesus akan membereskan semuanya sejak saat itu.

Tengah malam tiba, terdengar suara menggedor-gedor pintu, suaranya menggelegar sangat menakutkan. Si pemuda keluar dari kamarnya dan melihat Jesus menuruni tangga. Pemuda itu melihat dengan kekaguman ketika Jesus membuka pintu, tanpa merasa takut. Iblis berdiri dimuka pintu untuk meminta masuk. "Apa yang engkau inginkan?" tanya Jesus kepada iblis itu. Si iblis menunduk dihadapan Tuhan, "Maaf, tampaknya saya salah alamat."

(Markus 4:35-41)

Satu Jurus Saja



Di sebuah kota kecil di Jepang, terdapat seorang anak yang lengan kirinya buntung, tetapi ia sangat menyukai beladiri judo, dan sudah mengikuti latihan di sebuah dojo.

Selama berlatih, sang guru hanya mengajarkan satu jurus saja. Walaupun jurus itu termasuk sukar untuk dikuasai, anak ini merasa tak puas, karena ia melihat murid-murid lainnya mempelajari bermacam-macam teknik. Akhirnya setelah 6 bulan, ia tak kuasa lagi menahan kesabarannya.

Lantas ia menemui sang guru; “Sensei, bolehkah aku bertanya? Mengapa selama 6 bulan ini aku hanya berlatih jurus ini saja”.

Gurunya hanya menjawab singkat “Karena engkau murid yang istimewa dan hanya jurus ini yang engkau perlukan”

Ia tak berani lagi bertanya dan memilih untuk berlatih dengan tekun. Semakin lama jurus itu semakin dikuasainya dan mendarah daging dalam dirinya. Tak ada seorangpun yang semahir dia dalam menggunakan jurus tsb.

Setahun kemudian, sang guru menyertakan dirinya dalam kejuaran nasional di ibukota. Walaupun merasa pesimis & minder, ia menuruti permintaan sang guru & mereka berangkat ke ibukota.

Kejuaraan dimulai. Di luar dugaannya, dengan mudah ia bisa menjatuhkan & mengunci lawan-lawannya. Babak demi babak ia lalui, sampai akhirnya ia harus menghadapi juara tahun lalu di babak Final. Walau memakan waktu cukup lama dan menguras tenaganya, lagi-lagi ia berhasil memenangkan pertandingan.

Dalam perjalanan pulang, sembari membahas & mengevaluasi pertarungannya, sang anak melakukan Hansei ( perenungan ) bertanya kembali.

“Sensei, saya heran, mengapa hanya bermodal satu jurus ini saja saya bisa memenangi pertandingan. Saya masih belum mengerti ucapan Sensei dulu, apa istimewanya saya dan mengapa hanya satu jurus ini?”

Sang Sensei (Guru) tersenyum & berkata :

"Muridku, Cara bertarung setiap orang adalah unik, tergantung dari kekuatan & kelemahannya. Praktisi beladiri perlu mempelajari berbagai teknik & jurus sampai akhirnya ia menemukan kekuatan & kelemahannya dan akhirnya memilih teknik & jurus yang sesuai, yaitu teknik2 yang memanfaatkan kekuatannya dan menutupi kekurangan atau bahkan mengubahnya sebagai kekuatan”.

“Engkau istimewa, karena kekuranganmu sudah jelas. Sehingga tak perlu engkau menghabiskan waktu mempelajari berbagai jurus & teknik yang sudah pasti tidak engkau perlukan. Dan jurus itu paling cocok bagimu, karena selain jurus tersebut salah satu jurus tersulit dalam Judo, satu-satunya cara untuk menghadapinya adalah dengan mengunci lengan kirimu”.


Kadang orang mengira bahwa kekurangannya merupakan hukuman, kutukan dan menyesalinya. Padahal, di dunia ini banyak sekali terdapat kemungkinan dan tak mungkin semuanya diraih. Orang-orang yg memahami kekurangannya seharusnya bisa menyadari hal-hal yang mustahil ia lakukan dan tak membuang waktu percuma untuk mengejarnya.

Dan orang-orang yang juara adalah orang-orang yang menggunakan semaksimal kekuatannya dan berhasil menggunakan kelemahannya juga sebagai kekuatan.

Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat. (2 Korintus 12:9-10).

Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku. (2 Korintus 11:30). Amin..~

Satu Persembahan Kecil Untuk Setiap Perempuan



Catatan kecil ini merupakan salah satu wujud penghargaan bagi ciptaan terindah yang pernah ada, dan membuat dunia ini menjadi sempurna: perempuan

Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi.

Dialah penolongmu yang sepadan, bukan lawan yang sepadan. Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan, atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki: perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal yang kadang dianggap sepele atau mungkin terlewatkan olehmu... sehingga tanpa kamu sadari, ketika menjalankan sisa hidupmu... kamu menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.

Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi. Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatian yang tulus... kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... dan akan membuatnya merasa aman di dekatmu...

Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... seperti juga di dalam kelembutannya, di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan perempuan, itu cukup mengambil sepersekian dari hidupnya... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya...

Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana... karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kamu dan dia adalah satu... dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya.

Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.

Untuk semua perempuan di mana saja: terima kasih karena telah menjadi berkat yang sangat indah. Tuhan memberkatimu selalu...

Women is the greatest spirit for men..sudah sepantasnya untuk kita hormati.
Dan untuk seorang laki-laki yang telah mendapatkan cinta seorang perempuan, kalian haruslah bersyukur. Karena dialah pelengkap hidup kalian.

Satu Tidak Sama Dengan Nol



Markus 6:38 Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata: "Lima roti dan dua ikan.

Semua orang tahu bahwa 1 (Satu) tidak sama dengan 0 (nol). Satu berarti ada sesuatu. Sedangkan nol artinya tidak ada sama sekali. Namun sadarkah kita bahwa dalam kehidupan sehari-hari, kita kerap bersikap bahwa 1 = 0 ?. Kita menganggap saat kita hanya memiliki sedikit barang, itu sama artinya dengan tidak punya apa-apa.

Dalam Renungan ini, murid-murid Yesus juga bersikap 1 - 0. Ketika itu Yesus mengajar ribuan orang, dan hari sudah mulai malam. Murid-murid menyarankan agar Yesus menyuruh mereka mencari makan sendiri. Di sisi lain, dari pada mengambil jalan yang mudah dan umum (menyuruh orang banyak itu mencari makanan sendiri), Yesus justru ingin murid-murid-Nya belajar sesuatu dari kesulitan itu. Murid-murid Yesus memprotes ketika DIA menyuruh mereka memberi makan orang banyak itu. Di tengah protes mereka, Yesus bertanya, "Berapa banyak roti yg ada padamu?" Yesus tidak bertanya "Berapa banyak yang mereka butuh?" atau :Berapa harga roti?" Dia berkata "Cobalah periksa!" Mereka menemukan 5 roti dan 2 ikan. Dari yang sedikit itu Tuhan menjadikannya berlimpah, bahkan bersisa.

Ketika kesulitan menghadang dan kita merasa hanya sedikit yang kita punya, janganlah takut atau tawar hati. Apabila ada 1, itu tidak sama dengan 0. Ingatlah kata Yesus, "Berapa banyak yang ada padamu?" Tuhan tidak bertanya berapa banyak yang di punyai tetanggamu. "Cobalah periksa!" Mari kita periksa, apa yang kita punya. Kita akan terkejut menyadari bahwa Tuhan memberikan kita cukup, bahkan lebih, untuk menyelesaikan kesulitan kita. Jika kita memberikan semuanya kepada Kristus, Dia akan melakukan lebih dari yang kita bayangkan.

Bersama Yesus yang sedikit selalu cukup bahkan lebih