5 Hewan Yang Memiliki Senjata Tajam Sebagai Perisai Diri


Mempunyai alat pertahanan diri adalah hal yang wajib di dunia hewan. Alat pertahanan berfungsi melindungi diri dari musuh, pesaing maupun predator.


Dengan duri-duri yang tajam tentulah akan menjadi hal yang mustahil bagi predator untuk menyerang dan memangsa hewan-hewan ini, apabila dipaksakan para predator hanya akan mendapatkan luka akibat duri-duri tersebut.

Berikut daftar 5 hewan yang menggunakan sistem 
pertahanan ini :

5. Ekidna
Ekidna (Tachyglossus aculeatus) adalah mamalia sebesar kelinci yang seluruh tubuhnya dilapisi oleh duri. Mereka hidup di hutan-hutan Australia dan Papua Nugini.
Ekidna memiliki moncong yang panjang dan kuku yang besar untuk memudahkan mereka dalam menggali tanah.
Sistem pertahanan Ekidna adalah dengan duri-duri yang dimilikinya hingga 5000 duri dan 2000 sensor medan listrik pada tubuhnya, sungguh pertahanan yang sangat kuat dan sulit ditembus.
Dapat dilihat ekidna memiliki perlindungan ideal untuk melindungi dirinya dari ancaman.

4. Ikan Buntal
Ikan Buntal (Diodon nichthemerus) adalah hewan dengan ukuran sedang untuk ukuran ikan. Ikan ini memiliki kemampuan mengembangkan tubuh beserta duri-duri yang melindunginya ketika terancam.
Pertama-tama ikan ini akan menyerap air di sekitarnya untuk mengembangkan tubuhnya hingga mencapai 2 kali besar aslinya, kemudian ikan ini menegakkan duri-durinya sebagai upaya perlindungan dari sergapan predator.


3. Kadal Armadillo
Kadal Armadillo (Cordylus cataphractu) adalah hewan yang berasal dari Afrika dan Madagaskar. Kulit hewan ini sangat keras dan menyerupai duri.
Kadal armadillo melindungi dirinya dengan cara menggulungkan badannya dan menggigit ekornya hingga membentuk lingkaran sebagai sistem pertahanan yang aman dari gangguan para predator.


2. Ikan Singa
Ikan Singa (Pterois antennata) adalah ikan beracun yang berasal dari perairan Indo-Pasific. Ikan ini melindungi dirinya dengan kombinasi antara duri-duri tajam di tubuhnya dan racun yang terkandung di dalam tubuhnya.
Apabila terkena racunnya, maka akan sangat berakibat fatal bagi makhluk hidup yang terkena racunnya, bahkan untuk manusia.


1. Landak
Siapa yang tidak mengetahui dan mengenal landak, tubuh hewan ini seluruhnya ditutupi oleh duri-duri tajam sepanjang 63-91 cm yang membuatnya sangat sulit untuk diserang oleh predator maupun hewan lain.
Landak adalah hewan yang melindungi dirinya dengan cara mengandalkan duri-durinya baik saat siap maupun tidak siap. Menjadikan hewan ini berada di peringkat 1 dalam daftar ini.

sumber: hemawayne.blogspot.com

Zat yang Terkandung Dalam Bawang Merah



Bawang merah yang dalam bahasa Arab adalah Bashal, mengandung khasiat mengobati beragam jenis penyakit.

Khasiat pengobatan dengan bawang merah ini bahkan telah diketahui dan dipraktekkan sejak zaman Fir'aun dan Yunani kuno.
Tumbuhan ini termasuk dalam jenis lilian dan merupakan tumbuhan bermusim yang ditanam sekali dalam setahun.

Mungkin sebelumnya kita hanya mengetahui kalau bawang merah ini hanya sebagai bumbu dapur saja.
Bawang merah mengandung kalsium, fosfor, zat besi, karbohidrat, vitamin A dan vitamin C.

Fungsi kandungan zat dalam bawang merah:


Zat melancarkan buang air kecil dan buang air besar.

Zat yang sesuai untuk perut dan menguatkan anggota badan.
Antibiotik yang lebih kuat dibandingkan penicillin dan aeromisin dan asid karbrid.
 Dapat membantu membatasi kadar gula dalam darah serta menyeimbangkan insun.

Banyaknya kandungan zat yang ada dalam bawang merah tersebut menandakan bahwa zat tersebut dapat menyembuhkan beragam penyakit sesuai dengan fungsi yang dikandung zat, untuk obat sakit.
Penyakit-penyakit yang dapat disembuhkan dengan bawang merah antara lain:


Penyakit penghadaman.

masuk angin.
Sembelit
Mencret.
Cacingan.



obatsakit2011.blogspot.com

Bawang Merah Mencegah Jantung Koroner



Bawang merah mengandung senyawa flavonoid yang bekerja sebagai antioksidan dan dapat menurunkan kadar kolesterol, trigliserida dan gula darah.

Dengan demikian, orang yang mengkonsumsi bawang merah dapat terlindung dari penyakit jantung koroner.

Bahan yang dibutuhkan:
Bawang merah segar sebanyak 20 gram.

Cara pemakaian:
Bawang merah diiris tipis-tipis, lalu dimakan bersama makan nasi.
Lakukan hal ini tiga kali sehari dengan ukuran yang sama.



obatsakit2011.blogspot.com

69 Anak, Rekor Tertinggi Kelahiran Dari Seorang Wanita



Tahukah anda, kalau rekor kelahiran bayi dari seorang wanita adalah sebanyak 69 anak? luar biasa bukan!?

Siapa gerangan wanita yang memiliki ‘jalan lahir’ dari baja? Tidak ada yang tahu pasti siapa namanya. Yang pasti ia adalah istri pertama dari Feodor Vassilyev (1707-1782), seorang petani dari daerah Shuya, Rusia. Dia melahirkan 16 pasang bayi kembar, 7 bayi triplets (kempar tiga), dan 4 bayi quadruplets (kembar empat). Busyet, bayangkan bagaimana bentuk payudaranya setelah diperebutkan oleh bayi-bayinya. hiiii..


Ceritanya belum berakhir. Ia adalah “istri pertama” dari Feodor Vassilyev. Poligami belum dikenal saat itu di daerah Rusia tersebut. Sehingga Feodor kemudian mengambil istri lagi setalah istri pertamanya meninggal karena bunuh diri, saya ulangi, bunuh diri (kami turut prihatin). Yang perlu diacungi jempol, Feodor berhasil memperistri seorang wanita kembali dan membujuknya untuk dapat mengurus ke 69 anak istri pertamanya, bayangkan, 69 anak yang harus diurus, 69 nama yang harus dihafal, belum kemiripan diantara anak yang kembar, fiuh, untung istri keduanya tidak sampai bunuh diri lagi.


Fakta yang menarik lagi, dari 69 kelahiran, yang selamat adalah 67 anak, jika masing-masing ketika besar menghasilkan 2 anak lagi (jumlah yang sangat rendah untuk ukuran jaman dahulu), dan apabila dari 2 anak tersebut menghasilkan 2 anak lagi, dan dengan perkiraaan jarak antar generasi sekitar 25 tahun, maka saat ini keturunan Feodor sudah mencapai 70 ribu orang!!


sumber:nyebur.com

Desain Origami Unik dan Lucu Dari Negara Jepang


Seni melipat kertas atau origami telah lama di kenal di Negara jepang. Seni melipat kertas ini sekarang semakin mendunia. Ini terlihat banyak sekali peminat yang ingin mempelajari ilmu origami atau seni melipat kertas ini.


Berikut ini beberapa desain origami atau seni melipat kertas yang sangat unik dan menarik.







Apakah setiap orang Kristen dipanggil untuk melayani?



"Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah" (Rom 8:28).

Ayat tersebut di atas memberitahu kita dua hal:

1.   Orang-orang yang mengasihi Tuhan adalah mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana-Nya.
2.   Tuhan berjanji bahwa Ia turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka.

Dalam Perjanjian Baru, istilah "dipanggil" (Kletos) dan "panggilan" (Klesis) timbul 22 kali. Semuanya menyatakan panggilan Tuhan kepada umat-Nya untuk sesuatu maksud yang rohani.
Panggilan-panggilan ini tidak melulu panggilan untuk menjadi seorang pendeta atau missionari, melainkan seluruh jemaat dipanggil oleh Tuhan dimana "kletos" + kata depan "ek" = "ekklesia." Istilah "ekklesia" timbul dalam Perjanjian Baru sebanyak 115 kali, yang berarti "the called-out ones" dan diterjemahkan sebagai "gereja."

Suatu gereja yang didirikan oleh Tuhan pasti terdiri atas individu-individu yang dipanggil oleh Tuhan. Mereka dipanggil ke luar dari keduniawian dan masuk ke dalam Kristus. Segala aktivitas dan cara hidup dalam gereja seharusnya tidak "serupa dengan dunia" (Rom 12:2), melainkan "berpadanan dengan panggilan itu"
(Ef 4:1).

Paulus mengatakan bahwa ia "dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah" (Rom 1:1). Ini adalah panggilan khusus sebagai Pelayan Tuhan secara "Full time."

Dengan istilah-istilah yang sama Paulus mengatakan bahwa anggota-anggota di jemaat Roma dan Korintus juga dipanggil oleh Kristus dalam pelayanan-Nya (Rom 1:6; 1Kor 7:22). Ini adalah pelayanan umum yang harus dilakukan setiap orang Kristen. Tiada seorang pun yang boleh berdalih bahwa ia tidak dipanggil oleh Tuhan dalam pelayanan. Semua anak Tuhan adalah pelayan Tuhan.

Secara praktis, banyak orang Kristen mempunyai alasan yang masuk akal untuk tidak terjun ke dalam pelayanan. Misalnya: "Aku tidak mempunyai talenta: Aku tidak berpendidikan tinggi; Aku lemah dan bodoh" dan lain-lain. Saya anjurkan orang-orang yang demikian membaca 1Korintus 1:26-28. Di sana dikatakan bahwa "ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang bijak, tidak banyak orang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang. Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, meniadakan apa yang berarti ...". Ayat-ayat ini bukan berarti semua orang yang dipakai oleh Tuhan adalah yang bodoh-bodoh, memakai kita. Bahkan Tuhan berjanji akan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia (Rom 8:28).

Dalam masyarakat modern yang berkompetisi tinggi, perusahaan-perusahaan dan organisasi-organisasi dunia hanya mau memakai orang-orang yang "pandai, cakap, kuat dan mulia." Tetapi Tuhan memanggil segala macam orang yang "mengasihi Dia" (Rom 8:28) dan "yang kudus" (Ef 4:12), untuk diperlengkapi bagi pekerjaan pelayanan. Istilah "diperlengkapi" (katartismos Ef 4:12), boleh diterjemahkan "dipersenjatai" atau "disempurnakan." Syukur kepada Tuhan bahwa karena kerelaan melayani Tuhan, maka kita yang lemah dan bodoh "diperlengkapi" menjadi orang-orang yang pandai dan kuat. Seorang tokoh iman yang bernama A.W. Tozer mengatakan: "Tuhan hanya dapat memakai orang yang selalu bersukacita dan tidak menolak didikan atau ajaran Tuhan."

Ada banyak orang yang melayani Tuhan secara "temprary." Artinya, kalau ia "senang hati, lancar, banyak berkat, dipuni" maka ia mau melayani Than. Tetapi kalau keadaan memburuk, maka ia tidak lagi berminat untuk melayani. Ini adalah sifat manusia yang egois. Ingatlah bahwa "Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya" (Rom 11:29). Panggilan Tuhan bersifat "permanen", bukan "sementara."

Yang terakhir, bagaimana kita mengetahui panggilan Tuhan atas diri kita masing-masing?

1.   "Berusahalah sungguh-sungguh" (2Pet 1:10a) untuk mengetahui panggilan Tuhan.

2.   "Jika kamu melakukannya (taat), kamu tidak pernah tersandung" (2Pet 1:10b).

3.   Mintalah (berdoa) ... supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apa yang terkandung dalam panggilan-Nya (Ef 1:17-18).

4.   Semakin kita mengasihi Tuhan, semakin kita meyakini panggilan Tuhan. Menurut Roma 8:28 "mereka yang mengasihi Dia" identik dengan "mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." Maka ketaatan terhadap perintah Tuhan dan dorongan kasih kepada-Nya itulah yang mendasari pelayanan kita.

Setelah kita mengerti panggilan Tuhan, marilah kita siap untuk terjun ke dalam pelayanan dengan segenap hati dan pengucapan syukur. Sebagaimana ada sebuah poster yang mengatakan: "Uncle Sam needs you" demikian pula "we (our chruch) need you" Gereja membutuhkan orang Kristen yang mengasihi Tuhan dan rela melayani-Nya.

Bagaimana mengatasi konflik dalam kehidupan orang Kristen?



Banyak orang Kristen bertanya: "Kalau kita menjumpai konflik dalam kehidupan kita, apakah hal itu merupakan dosa?" Jawabannya: "Tidak." Tetapi untuk mencapai kehidupan yang normal dan serasi, kita harus sanggup mencari "jalan keluarnya."

Saya akan mengambil sebuah contoh yang lazim terjadi di kalangan pemuda/i sekalian: Pada suatu hari Andi telah jatuh cinta pada Debora, teman sekelasnya. Tetapi pada semester berikutnya Andi diharuskan ke Denver, sehingga ia jauh dari Debora. Di kota besar Denver, Andi merasa kesepian, sehingga ia tiap hari menelpon Debora. Tetapi tak lama kemudian, Andi jatuh cinta kepada Lydia. Hal ini menyebabkan konflik dalam hatinya, sehingga setiap kali ia menelpon Debora, ada suatu suara dalam hatinya yang terus menegur perbuatannya.

Pada suatu hari Debora mengatakan, bahwa ia berencana untuk berkunjung ke Denver pada liburan Summer yang akan datang. Mendengar hal ini, Andi merasa senang sekali. Ia berjanji tidak akan mengambil Summer class, dan akan membawa Debora untuk bertamsya di Colorado. Tetapi kegembiraan ini segera diliputi oleh kerisauan, sebab ia teringat akan Lydia dimana hatinya masih terpikat olehnya.

Hari semakin mendekati Summer, konflik dalam hati Andi semakin mendalam, sehingga ia tidak mempunyai semangat untuk belajar bahkan tidak bisa tidur nyenyak. Pendeta tersebut menjawab: "Berdoalah." Namun, setelah Andi berdoa siang dan malam, keadaanya tetap seperti sediakala; tidak bisa tidur dan tidak bisa belajar.

Seminggu kemudian, Andi berkesempatan bercakap-cakap dengan pendeta tersebut, dan Ia mengutarakan persoalan-persoalan yang sedang ia hadapi. Pendeta menjelaskan, bahwa tidak ada seorang yang dapat membantu Andi menyelesaikan konflik itu, kalau Andi tidak sanggup memilih salah satu di antara kedua gadis tersebut. Sebab tidak mungkin bagi Andi untuk sekaligus mencintai kedua-duanya. Maka Allah dianjurkan untuk mengubah cara berdoanya, bukan berdoa supaya Tuhan memberikan Andi tidur nyenyak dan semangat untuk belajar, tetapi berdoa supaya Andi mengetahui kehendak dan pimpinan Tuhan: gadis mana yang harus ia pilih.

Mungkin para pemcira ingin segera mengetahui, bagaimana hasil dari doanya; apakah yang dipilih Debora atau Lydia? Maaf, di sini tidak akan saya ukirkan, siapa yang dipilih Anda. Namun setelah Andi sanggup "make a final decision", konflik tersebut lambat laun telah diselesaikan, dan Andi kembali belajar dengan penuh semangat dan bisa tidur nyenyak. Selain itu ia telah mendapat suatu pelajaran yang untuk waspada dalam asrama.

Konflik semacam ini dapat terjadi dalam berbagai aspek kehidupan kita. Misalnya dalam memilih pelajaran, pekerjaan, menentukan hari depan dan lain-lain. Di teman Getsemani, Tuhan Yesus juga mengalami konflik dalam hati-Nya: menderita atau melarikan diri dari penderitaan kayu salib. Maka Tuhan Yesus berdoa tiga kali dengan doa yang hampir sama. Akhirnya Ia sanggup memilih kehendak Allah Bapa atas diri-Nya, yaitu menderita dan mati di atas kayu salib (Mat 26:36-46).

Dalam kitab Kejadian pasal 22, mungkin Abraham juga mengalami konflik dalam hatinya, tatkala Tuhan menguji imannya. Kalau Tuhan mengetahu Ishak adalah anak tunggal Abraham yang dikasihinya, mengapa Tuhan sampai hati menyuruh Abraham mempersembahkan Ishak sebagai korban bakaran? Saya yakin konflik timbul antara rasio dan iman percaya Abraham terhadap Tuhan. Akhirnya Abraham sanggup taat dan memilih kehendak Tuhan atas dirinya, sehingga Abraham layak disebut sebagai "bapa segala orang yang beriman."

Konflik yang terus menerus terjadi dalam masa yang panjang akan menyebabkan kegelisahan dan kecemasan dalam kehidupan kita. Apalagi kalau suatu konflik sudah masuk di dalam "alam bawah sadar", maka hal itu akan menyebabkan perkembangan jiwa yang abnormal.


Sebagai konklusi, sekali lagi saya tegaskan bahwa konflik bukan suatu dosa, tetapi objek keinginan kita mungkin tidak diperkenankan Tuhan, bahkan merupakan hal yang berdosa. Prinsip Alkitab sangat mementingkan kelakuan seseorang, tapi tidak juga mengabaikan pemikirannya, sebab pemikiran merupakan induk perbuatan seseorang. Tuhan tidak menuntut pemikiran kita selal "Holy, Holy, Holy" (100% suci), tetapi Tuhan menuntut supaya kita dengan sadar mengontrol motivasi pemikiran kita, dengan prinsip Alkitab untuk menyelesaikan konflik dalam kehidupan kita.