Usia Sudah Lebih dari 1 Abad Masih Aktif Bekerja



Mayoritas pekerja umumnya pensiun di usia 56-60 tahun. Maksimal 65 tahun. Bahkan banyak yang bermimpi bisa pensiun dini. Tapi, tidak bagi Sally Gordon. Memasuki usia 101 tahun, ia masih aktif bekerja penuh waktu.
Gordon bekerja sebagai asisten sersan pada angkatan bersenjata untuk badan legislatif negara bagian Nebraska, Lincoln. Ia masih mencintai pekerjaannya, dan menolak mengurangi jam kerjanya. 

"Selama saya bisa saya akan bekerja fulltime," ujar Gordon. "Saya pikir Anda harus bekerja selama Anda bisa karena bekerja memberikan Anda tujuan hidup."

Ketika ditanya rahasia hidup awet muda, Gordon menjawab, "Saya makan makanan sehat dan selalu berjalan kaki." Gordon memang tak pernah memiliki mobil. Ia lebih senang berjalan kaki atau mengakses kendaraan umum. 

Ia menyebut sup sebagai makanan favorit yang ia makan sepanjang tahun. "Saya selalu makan menggunakan sumpit untuk memperlambat makan sekaligus menikmatinya."  

Tak hanya terlihat bugar dengan usianya yang sudah sangat renta. Gordon juga masih tampil modis dengan aksesori kepala di kepalanya. "Saya selalu mencoba untuk terlihat rapi, karena kita tidak pernah tahu apa yang terjadi," kata wanita yang pernah bekerja sebagai model department store. 

Semangat Gordon juga ditunjukkan seorang mantan pemain baseball profesional, Emilio Navarro, asal Ponce, Puerto Rico. Di usianya yang sudah menyentuh angka 104, Navarro masih bekerja 30 jam per minggu sebagai pengawas keuangan Schuffley Alley, perusahaan distribusi mesin game yang didirikan 1952.

Tak heran jika keduanya meraih 'Work Experience', penghargaan yang telah berlangsung selama 12 tahun untuk pekerja yang masih aktif di saat orang seumuran mereka telah pensiun. 

Direktur 'Work Experience' mengatakan, mereka yang terus bekerja melewati usia 100 tahun cenderung memiliki beberapa sifat sama. "Saya pikir mereka memiliki gairah terhadap apa yang mereka lakukan dan mereka menikmati pekerjaan dan bidang yang mereka pilih," ujarnya seperti dikutip US News. (Viva)

Trik Bekerja Lebih Efisien

Banyak faktor untuk meraih kesuksesan dalam berkarir, salah satunya adalah efisiensi. Efisiensi bekerja sangat dibutuhkan di lingkungan kerja yang penuh dengan tantangan. Seperti, dikutip Ayushveda, lima tips karir berikut ini akan membuat Anda bekerja lebih efisien.


Merencanakan
Mempunyai list lengkap tentang pekerjaan apa saja yang dikerjaan akan memudahkan Anda untuk menyelesaikan satu per satu pekerjaan.


Rileks
Jika Anda rileks maka pikiran bisa lebih jernih dan dapat meningkatkan darah ke otak untuk bisa lebih berkonsentrasi. Bersantai pada pekerjaan juga akan meningkatkan kepuasan kerja Anda.


Membangun rutinitas
Rutinitas akan mengasah keterampilan dan skill Anda. Dengan keterbiasaan gaya bekerja yang Anda miliki, akan menjadi kekuatan Anda menyelesaikan pekerjaan lebih cepat sehingga meningkatkan efisiensi.


Ambil waktu istirahat
Untuk menjadi produktif Anda tak melulu harus duduk di depan komputer. Hal ini malah menurunkan produktivitas karena Anda akan merasa bosan dan penat. Sangat disarankan untuk menghirup udara segar atau membaca komik atau buku sejenak. Cara ini merupakan teknik manejemen stres yang patut ditiru.


Matikan bunyi peringatan e-mail Anda
E-mail kantor tidak akan pernah ada habisnya. Jika Anda mengetahui selalu ada e-mail, maka Anda akan selalu mengecek inbox Anda. Hal inilah yang membuat fokus terganggu. Maka dari itu, matikan bunyi peringatan e-mail Anda dan periksalah saat beberapa jam sekali. (Wolipop) 

8 Faktor yang Mempengaruhi Aktivitas Kerja

Lingkungan kerja dapat mempengaruhi efektifitas dalam bekerja. Jangan abaikan faktor-faktor yang mempengaruhi ketika Anda sedang bekerja. Kondisi lingkungan tempat bekerja akan sangat menentukan kualitas dari hasil pekerjaan. Berikut adalah delapan hal yang mempengaruhi Anda dalam aktivitas bekerja:


1. Kebisingan
Suara bising dapat mempengaruhi kinerja Anda dalam bentuk gangguan pendengaran. Tentu ini akan mengganggu komunikasi dengan lawan bicara Anda, dan bisa mengalami kehilangan pendengaran. Bila Anda diharuskan bekerja di tempat yang bising, sebaiknya Anda harus mengurangi intensitas berada pada tempat tersebut.


Pengurangan tingkat bising pada sumbernya, penempatan isolator, dan pemakaian alat proteksi pada telinga ini merupakan beberapa cara untuk mengatasinya.


2. Penerangan
Tingkat kebutuhan penerangan, ini ditentukan oleh jenis pekerjaan Anda. Semakin cermat atau membutuhkan ketelitian lebih yang kita kerjakan, semakin tinggi pula tingkat penerangan yang dibutuhkan. Anda harus memperhatikan pembagian penerangan dalam jenis pekerjaan, pencegahan kesilauan, arah sinar, warna, dan panas akibat lampu penerangan itu sangat penting.


3. Suhu Udara
Suhu yang tinggi atau panas dalam tempat bekerja Anda dapat menimbulkan kejang, keletihan dan kepayahan karena panas, stroke dan miliaria. Pengaturan suhu ruang dengan air conditioner sangat dianjurkan sesuai dengan adaptasi tingkat kenyamanan Anda.


4. Bau-bauan
Bau yang tidak sedap atau menyengat pasti akan mengganggu kerja Anda. Oleh Karena itu, bila Anda yang bekerja pada tempat yang menghasilkan bau menyengat, sebaiknya bisa meminimalisir dengan mengurangi interaksi Anda pada tempat itu. Penambahan wewangian ke udara, menggunakan ventilasi atau sirkulasi udara yang baik, dan penggunaan AC bisa menguranginya.


5. Waktu Kerja
Penambahan waktu kerja lebih dari delapan jam per hari dapat menurunkan produktivitas kerja Anda. Dengan waktu lima hari kerja perminggu tidak akan merugikan kesehatan Anda. Namun Anda tetap harus mengatur istirahat yang disesuaikan dengan jenis pekerjaannya.


6. Ruang dan Posisi Kerja
Keluhan mengenai ruang dan posisi kerja paling banyak terdapat pada bagian punggung, tengkuk, lutut, dan kaki. Sehingga Anda harus menyesuaikan ruang dan posisi kerja dengan kondisi nyaman Anda.


7. Beban Kerja Fisik
Beban kerja fisik diurutkan atas beberapa kriteria menurut konsumsi oksigen, ventilasi paru-paru, suhu rektal, dan denyut jantung. Semakin besar konsumsi oksigen, ventilasi paru-paru, suhu rektal, dan denyut jantung ketika bekerja, maka akan semakin berat pengaruh pada kinerja Anda.


8. Warna
Warna memberikan respon tersendiri terhadap psikologi Anda. Warna tertentu akan membuat objek terlihat lebih besar atau lebih dekat, memberikan kesan hangat, dan penggabungan beberapa warna akan memberi pengaruh pada mood saat Anda bekerja. (Inilah)

Refleksi Diri 4

MENGAPA TIADA MAAF BAGIMU?

Anda mungkin berpikir bahwa judul di atas diambil dari lagu lama yang
dipopulerkan kembali oleh Yuni Shara pada tahun 1995. Ya, Anda betul.
Entah apa nama judul lagu sekaligus album Yuni Shara itu, yang jelas
bagian lirik lagu yang sangat gampang diingat adalah "Mengapa tiada
maaf bagimu".

Terlepas dari ulasan tentang lagu itu, setiap manusia dalam interaksi
sosial dan komunikasi, baik dalam ruang lingkup kecil maupun luas,
semua perlu memaafkan: satu pihak perlu meminta maaf bila telah
terjadi kekhilafan, dan pihak lain perlu menerima maaf dengan cara
memaafkan kesalahan yang bersangkutan. Pokoknya di antara sesama
manusia harus saling memaafkan, sebab tidak ada insan di dunia ini
yang luput dari kesalahan dan kelemahan, dan ketidaksempurnaan kita
perlu diimbangi dengan saling memaafkan.

Itulah yang terjadi antara si "leher beton" Mike Tyson dan Evender
Holyfield 28 Juni 1997 lalu. Pada ronde ketiga pertarungan kelas berat
antara kedua petinju Amerika Serikat itu, Mike Tyson menggigit kedua
telinga sang juara bertahan. Bahkan telinga kanan Holyfield sampai
putus sehingga harus menjalani operasi plastik untuk menyambung
telinganya itu.

Sungguh memalukan perbuatan Mike Tyson di ring tinju hari itu, sebab
diperkirakan sekitar 3 milyar penduduk dunia menyaksikan pertandingan
tersebut. Menurut aturan main dalam olahraga tinju, perbuatan tersebut
tidak dapat ditoleransi, sehingga Mike Tyson didiskualifikasi. Namun
dua hari sesudah peristiwa memalukan itu, Mike Tyson dengan jantan
meminta maaf kepada Holyfield.

Pihak Mike Tyson dengan rendah hati memohon maaf atas kesalahannya,
dan pihak Holyfield dengan tangan terbuka memaafkan kesalahan Tyson.
Kita lihat di sini, ada kerja sama di antara keduanya dalam melakukan
bagian masing-masing. Tyson bersedia mengulurkan tangan untuk memohon
maaf, dan Holyfield menerima uluran tangan Tyson sebagai bukti ia
memaafkan Tyson. Jika tidak demikian, maka pemulihan hubungan di
antara keduanya tidak pernah terjadi.

Terkadang kita tidak mau memohon maaf ketika kita berbuat salah. Atau
kalaupun pihak yang bersalah sudah bersedia meminta maaf kepada kita,
namun kita yang tidak bersedia memaafkannya. Hal ini bila dibiarkan
sekian lama, malah menjadi tambah rumit.

Amsal 19:11 berkata, "Akal budi membuat seorang panjang sabar dan
orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran." Itulah yang dilakukan
oleh Allah terhadap manusia. Seandainya Allah tidak memaafkan segala
pelanggaran dan kesalahan kita, pastilah kita semua tidak ada yang
layak untuk menjadi umat-Nya.

Mengapa saling memaafkan itu penting? Sebab tanpa mau meminta maaf
kepada orang lain dan memberi maaf kepada orang yang bersalah kepada
kita, mustahil kita dapat mengampuni orang lain yang bersalah kepada
kita. Sikap memaafkan dan mengampuni itu saudara kembar: Jika kita
tidak mau memaafkan orang lain berarti kita tidak mau mengampuni orang
itu. Padahal, mengampuni orang lain merupakan hasil mutlak dari iman
kita kepada Kristus.

Kita diselamatkan dari hukuman dosa, kita diangkat menjadi anak-anak
Allah, kita disebut sebagai orang yang dinyatakan benar di hadapan
Allah, hanya oleh rahmat dan kasih karunia Allah yang telah memberikan
maaf dan pengampunan kepada kita. Allah telah membayar harga yang
sangat mahal untuk memaafkan dan mengampuni kita, yaitu Yesus Kristus
harus dikorbankan mati di kayu salib.

Itulah sebabnya Paulus menasihati jemaat di Kolose, "Sabarlah kamu
seorang terhadap yang lain, dan ampuni seorang terhadap yang lain
apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti
Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian." (Kolose
3:13) Apabila Anda memiliki sikap memaafkan dan mengampuni, maka
masalah apa pun yang terjadi -- mungkin terhadap pasangan, anak, orang
tua, teman kita, bahkan terhadap siapa pun -- akan dapat diselesaikan
dengan baik dan tuntas.

Seandainya suami Anda tidak mau memaafkan dan mengampuni kesalahan
Anda, sehingga masalah di antara Anda dan dia tidak kunjung
terselesaikan, rasanya Anda dapat menyanyikan syair lagu tadi,
"Mengapa tiada maaf bagimu?" Sebab logikanya, kalau di masyarakat umum
saja memiliki sikap saling memaafkan, bukankah aneh kalau di antara
teman seiman masih ada ungkapan "tiada maaf bagimu dan tiada ampun
dariku?" *** (Kalam Hidup)

Refleksi 2

ENAM KEKUATAN UTAMA MANUSIA


1. Kekuatan Impian (The Power of Dreams)

Untuk memperoleh hal-hal
terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan
tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal
terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan
kehidupan orang-orang yang kita cintai. Tanpa impian, kehidupan kita
akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak
mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.


2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)

Fokus adalah daya (power)
untuk melihat sesuatu (termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal
lain seperti: kekuatan/strengths dan kelemahan/weakness dalam diri,
peluang di sekitar kita, dan sebagainya) dengan lebih jelas dan
mengambil langkah untuk mencapainya. Seperti sebuah kacamata yang
membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita
melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga
kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.


3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)

Pengulangan
adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa
yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan
adalah sebuah kebiasaan. Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri
yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang
membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan
masa depan kita. Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin
diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita
mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan
hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.


4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)

Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi
kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah
kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai
kesulitan dan kegagalan. Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana
caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru
kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan (ingredient) yang utama
dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.


5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)

Salah satu kekuatan
manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat
menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan
belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih
baik. Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa
belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf
kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.


6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)

Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar
dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui
bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan
hal-hal terbaik bagi kehidupan kita. Dengan melatih dan mengembangkan
kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif
kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan
kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang
lebih tinggi.

Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk
mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik
dalam kehidupannya. Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita,
berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi keberadaan
kita di masa lalu dan saat ini. Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield
dalam bukunya The Power of Focus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu
saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana
kita merespons setiap situasi yang terjadi pada kita. (In-Christ.net)

Tips Mengusir Lalat

Keberadaan lalat di sekitar kita sering jengkel karena bahaya yang ditimbulkannya. Binatang kecil yang senang hidup di tempat-tempat kotor ini dapat menyebabkan penyakit terutama yang berhubungan dengan saluran pencernaan. Ada cara mudah untuk mengusir lalat-lalat ini agar tidak menghinggapi makanan yang akan kita konsumsi. Anda dapat memanfaatkan daun pandan yang sering digunakan untuk campuran membuat masakan atau kue tradisional. Caranya, iris daun pandan menjadi empat atau lima bagian kemudian taruh dalam mangkuk dan letakkan di dapur atau meja makan. Lalat pun akan pergi karena mencium aroma daun pandan.

Tips Agar Pisau Cukur Tajam Lebih Lama

Pisau cukur, setelah digunakan biasanya akan menjadi tumpul dan tidak bisa lagi digunakan untuk mencukur. Anda pun harus menggantinya dengan pisau cukur yang baru. Agar pisau cukur tajam lebih lama, simpan pisau cukur di dalam cangkir atau mangkuk kecil yang sudah diisi dengan sedikit minyak sayur. Sebelum digunakan, cuci atau bilas dengan air panas selama beberapa detik. Hal ini akan membuat pisau cukur tajam lebih lama dan Anda pun tak perlu sering-sering menggantinya dengan yang baru. ***